2025

Gebyar UMKM Bersama UMKM Mitra Adhyaksa Kota Bandar Lampung, 17-19 Oktober 2025, Bertepatan Di Gedung Graha Mandala, Bandar Lampung.

lantera.online – Kejaksaan Negeri Bandar Lampung dengan bangga menyelenggarakan Gebyar UMKM Bersama UMKM Mitra Adhyaksa, sebuah kegiatan kolaboratif yang menghadirkan semangat pemberdayaan ekonomi rakyat dan pendampingan hukum bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Bandar Lampung.

Melalui kegiatan ini, Kejari Bandar Lampung berkomitmen untuk menjadi Jaksa Sahabat UMKM – bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga hadir mendampingi dan membantu pelaku UMKM agar tumbuh, naik kelas, dan berdaya saing.

Beragam kegiatan menarik siap memeriahkan acara ini, di antaranya:

1. Jalan Sehat & Live Music

2. Seminar dan Literasi Hukum bagi Pelaku Usaha

3. Pemberian Sertifikasi Label Halal

4. Pembagian Kartu UMKM Mitra Adhyaksa

5. Pengurusan Perizinan Halal dan Merek Dagang

6. Bazar UMKM dan Pameran Produk Lokal

7. Penyaluran Bantuan untuk UMKM Prioritas

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Kejaksaan Negeri Bandar Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mendukung pemulihan dan penguatan ekonomi daerah.

Dengan semangat “UMKM NAIK KELAS!”, mari kita dukung para pelaku usaha lokal untuk semakin maju, berdaya, dan mandiri menuju Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

Turut hadir:

Eva Dwiana – Wali Kota Bandar Lampung

Baharuddin, M.SH., M.H. – Kepala Kejaksaan Negeri Bandar Lampung

Pemprov Lampung Bakal Lakukan Penertiban Lahan Tahap II di Sabah Balau.

lantera.online – Pemprov Lampung bakal menggelar eksekusi penerbitan lahan di Sabah Balau. Ini merupakan kegiatan kedua kalinya setelah sebelumnya dilaksanakan pada 12 Februari 2025 lalu.

Plt. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Lampung, Nurul Fajri mengungkapkan hal itu pada Rabu 8 Oktober 2025

“Penertiban lahan di Sabah Balau saat ini Pemprov Lampung sudah melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis pemilik bangunan disana,” kata Nurul di Kantornya.

“Totalnya ada 30 bangunan, mudah-mudahan bisa berjalan lancar,” jelas Nurul.

Dia mengatakan Pemprov Lampung secara terus menerus melakukan pendekatan dengan warga yang terdampak. Selain itu Pemprov juga mendorong masyarakat dengan sukarela menertibkan sendiri bangunan yang memang milik Pemprov Lampung.

Sementara ditanya kapan penertiban ini akan berlangsung, Nurul menyebut akan dilakukam dalam waktu dekat.

“Rencananya tim Pemprov Lampung dan Peradi akan merapatkan secara berkala untuk melakukan eksekusi seperti pada tahap pertama sebelumnya,” tutupnya.

Hut TNI Ke-80

lantera.online – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengucapkan selamat ulang tahun ke-80 kepada seluruh jajaran TNI. Kami sangat senang perayaan tahun ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat, Kita yakin TNI semakin kuat, karena TNI adalah rakyat, dan TNI juga bagian dari upaya menjaga masyarakat Indonesia,

Gubernur Mirza menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi Pemerintah Provinsi Lampung dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga stabilitas daerah dan kedaulatan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza usai mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-80 TNI yang berlangsung khidmat di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung.

Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan keamanan dan kemajuan Lampung.

“Di Lampung, kami akan terus merangkul seluruh komponen termasuk TNI dalam menjaga stabilitas, termasuk di sektor pangan. Semoga sinergi ini terus terjalin demi kemajuan Lampung dan Indonesia,”

Dalam amanat Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang dibacakan oleh Kasdam Brigjen TNI Andrian Susanto, disampaikan bahwa tema peringatan tahun ini, “TNI Prima TNI Rakyat Indonesia Maju,” mencerminkan visi TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan NKRI, serta melindungi segenap bangsa Indonesia.

“TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat, dan berjuang demi rakyat. Hal ini menekankan kedekatan, kebersamaan, dan sinergitas TNI dengan seluruh komponen bangsa,”

Usai upacara, acara dilanjutkan dengan syukuran HUT ke-80 TNI di Ruang Abung, Balai Keratun, yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal sebagai wujud rasa syukur dalam memperingati HUT Ke-80 TNI.

Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta kedekatan TNI dengan masyarakat.

Tingkatkan Kopetensi ASN, Pemerintah Provinsi Lampung Jajaki Kerjasama Dengan Universitas Saburai

lantera.online – Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen penuh untuk meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kolaborasi strategis dengan dunia pendidikan.

Hal ini diwujudkan dengan menjalin sinergi bersama Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai), yang diharapkan dapat melahirkan ASN yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menerima kunjungan jajaran civitas akademika Universitas Saburai di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, Universitas Saburai menawarkan beberapa bentuk dukungan, antara lain:

  1. Program Kelas Karyawan

Kesempatan bagi ASN untuk melanjutkan studi S1 dan S2 dengan sistem perkuliahan fleksibel yang dirancang khusus agar tidak mengganggu tugas pokok dan fungsi sebagai aparatur.

  1. Kolaborasi Riset

Membuka ruang kerja sama penelitian antara akademisi dan ASN untuk menghasilkan kajian yang mendukung perumusan kebijakan pembangunan daerah yang berbasis data dan ilmu pengetahuan.

Sekdaprov Marindo Kurniawan menyatakan apresiasi dan dukungan penuh atas upaya peningkatan kompetensi ASN guna memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, dalam pembangunan daerah, dibutuhkan keterlibatan perguruan tinggi sebagai mitra strategis.

Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan segera menyusun formulasi kerja sama yang konkret dengan Universitas Saburai. Langkah ini diambil untuk memastikan peningkatan kapasitas ASN dilakukan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan, sehingga dapat menjadi penggerak utama pembangunan di Provinsi Lampung.

LMND Tegaskan Peran Pemuda Sebagai Kekuatan Progresif Dalam Seminar Kebangsaan.

lantera.online – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menegaskan pentingnya peran mahasiswa dan pemuda sebagai kekuatan progresif dalam merespons dinamika kebangsaan.

Hal ini disampaikan dalam Seminar Kebangsaan bertajuk “Peran Mahasiswa & Pemuda dalam Menyikapi Dinamika Kebangsaan” yang digelar pada Minggu, 28 September 2025 di Kafe Lamban Buluh, Bandar Lampung.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber lintas tokoh yang merepresentasikan semangat persatuan rakyat dan generasi muda, antara lain:

Muh. Isnain Mukadar (Ketua Umum LMND)
Nurul Fauziah (Tokoh Perempuan)
Dede Sulaiman (Sekretaris DPW PRIMA Lampung)
Edy Majoni, S.AP (Penggiat Pembumian Pancasila)

Sementara itu, Badri (Ketua DPW PRIMA Lampung) hadir sebagai keynote speaker.

Mahasiswa sebagai Garda Terdepan
Muh. Isnain Mukadar, Ketua Umum LMND, menegaskan mahasiswa dan pemuda harus hadir sebagai garda terdepan menghadapi tantangan demokrasi, ketidakadilan sosial, hingga penetrasi neoliberalisme yang menggerus kedaulatan bangsa.

“Mahasiswa dan pemuda tidak boleh abai terhadap situasi kebangsaan. Mereka harus hadir sebagai kekuatan kritis dan progresif, menegakkan amanat konstitusi, serta memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar elemen muda untuk membangun gerakan rakyat yang solid.

“Seminar ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi gagasan sekaligus penguatan peran pemuda dalam agenda perjuangan kebangsaan, sebagaimana cita-cita luhur yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945,” tambahnya.

Badri: Menghidupkan Nilai-Nilai Kebangsaan di Era Milenial

Dalam pemaparannya, Badri, Ketua DPW PRIMA Lampung, menyampaikan perlunya mengenang perjuangan demokrasi sekaligus menghidupkan nilai-nilai kebangsaan di era generasi milenial yang cenderung lebih akrab dengan gawai.

“Hari ini kita mengenang peristiwa 28 September. Kita tahu tidak semua rakyat bisa kuliah. Ini menjadi pengingat bagi mahasiswa agar bersyukur sekaligus peduli pada persoalan pendidikan rakyat,” ujar Badri.

Ia menyoroti masih banyaknya anak muda yang gagal melanjutkan pendidikan tinggi karena faktor ekonomi, sehingga mahasiswa sebagai agen perubahan perlu memperjuangkan akses pendidikan gratis bagi seluruh rakyat Indonesia.

Membumikan Pancasila dan Spirit Kebangsaan

Salah satu narasumber, Edy Majoni, S.AP., penggiat Pembumian Pancasila, memaparkan pentingnya pemahaman Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara tetapi juga landasan moral kehidupan berbangsa. Menurutnya, masih banyak ruang yang harus dikerjakan pemuda dalam menerjemahkan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

“Pemahaman kita terhadap Pancasila belum sepenuhnya satu suara. Perlu peran aktif mahasiswa dan pemuda untuk membumikan nilai-nilai Pancasila agar menjadi pedoman bersama,” katanya.

Ruang Konsolidasi dan Gagasan

Seminar yang diikuti mahasiswa, aktivis, dan masyarakat umum ini juga menjadi forum diskusi lintas generasi tentang tantangan kebangsaan saat ini. Dengan suasana yang santai namun serius di Kafe Lamban Buluh, para peserta diharapkan pulang dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya peran pemuda sebagai penggerak perubahan.

Semangat yang dibangun LMND bersama para narasumber menjadi penegas bahwa mahasiswa dan pemuda tetap memegang peranan strategis sebagai agen perubahan (agent of change) serta benteng demokrasi.

Kesimpulan:
Seminar Kebangsaan LMND di Bandar Lampung tidak hanya menjadi ajang diskusi tetapi juga konsolidasi moral dan gagasan tentang masa depan Indonesia. Pesan utamanya jelas: pemuda dan mahasiswa harus menjadi kekuatan kritis, progresif, dan berdaya juang tinggi untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang berkeadilan sosial, demokratis, dan berdaulat.

Bapenda Provinsi Lampung Menyampaikan Prognosis Penerimaan Pajak Daerah Tahun Anggaran 2025.

lantera.online – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menyampaikan prognosis penerimaan pajak daerah tahun anggaran 2025

Menurut Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Slamet Riadi, hingga akhir tahun diperkirakan pendapatan daerah yang bersumber dari sektor pajak diproyeksikan mencapai 73,49 persen dari target yang telah ditetapkan

Struktur pendapatan daerah Pemprov Lampung pada tahun 2025 menunjukkan capaian positif dibeberapa sektor seperti BBNKB, PBBKB, dan pajak rokok namun, masih terdapat tantangan di sektor PKB, Air permukaan dan pajak mineral bukan logam.

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana Membuka Kejuaraan Tenis Walikota CUP VII Se- Sumbagsel Dan Junior Se-Provinsi Lampung Tahun 2025.

lantera.online – Dengan di tandai pemukulan bola tenis pertama oleh Walikota Hj. Eva Dwiana, Kejuaraan Tenis Lapangan Walikota CUP VII yang bertempat di lapangan tenis indor pahoman, secara resmi di buka, Kamis (25/09/2025).

Dalam sambutannya, Walikota memberikan ucapan selamat dan terimakasih kepada kepada seluruh peserta kejuaraan tenis lapangan yang telah berkenan berpatisipasi untuk mengikuti kegiatan ini.

Beliau berharap, dengan adanya turnamen ini, Kota Bandar Lampung kedepan dapat menghasilkan petenis muda yang potensial, yang akan muncul pada even tingkat Regional, Nasional maupun Internasional.

Turut hadir mendampingi Walikota: Wakil Walikota Bandar Lampung, Para Asisten, Para Staf Ahli, Sekwan, Ka. Badan/Dinas Terkait, Kasat Polpp, Plt. Dirut Rs A. Dadi, Para Pimpinan BUMD, serta Camat Setempat.

Aksi Damai di Hari Tani Nasional, Pemprov Lampung Respon Cepat Tuntutan Massa.

lantera.online – Ratusan petani dari berbagai daerah di Provinsi Lampung memadati Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Lampung, Rabu (24/9/2025).

Aksi besar ini digelar dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, dengan satu seruan utama: reforma agraria yang adil dan keberpihakan nyata bagi petani.

Di bawah komando Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL), massa bergerak sambil membentangkan spanduk, poster, dan teriakan lantang.

Mereka menuntut penyelesaian konflik agraria yang tak kunjung usai, pemberantasan mafia tanah dan pangan, hingga perbaikan tata niaga pertanian yang selama ini dinilai merugikan petani kecil.

“Jika rakyat sudah disakiti, mungkin kalian tak akan lagi ada di sini (DPRD). Jangan pernah mengkhianati hati rakyat. Tanah kami dianggap hutan register, tapi saat pemilu kami tetap diminta suara,” pekik seorang orator dari atas mobil komando, disambut riuh tepuk tangan para petani.

Dalam aksinya, petani juga menyoroti harga panen yang kerap anjlok, masuknya impor pangan yang mereduksi kedaulatan, sulitnya akses permodalan, serta kebijakan subsidi pupuk dan alat pertanian yang belum tepat sasaran.

Mereka menuntut adanya jaminan lahan garapan, pengawasan program pertanian yang lebih ketat, hingga distribusi tanah eks-HGU perusahaan yang sudah habis masa berlaku untuk kesejahteraan rakyat.

Setelah berorasi, perwakilan petani akhirnya diperkenankan masuk ke Kantor Gubernur Lampung.

Wakil Gubernur Jihan Nurlela menerima langsung aspirasi mereka bersama sejumlah anggota DPRD dan pejabat Pemprov.Dalam pertemuan itu, Wagub Jihan menyatakan pemerintah provinsi segera membentuk tim fasilitasi penyelesaian konflik agraria.

Tim ini nantinya melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN), para pemangku kepentingan, hingga unsur masyarakat.“Sesuai arahan Gubernur Mirza, kami akan segera membentuk tim fasilitasi.

Kami yakin bisa mengawal harapan masyarakat, dan tentu akan berkoordinasi dengan kementerian terkait agar penyelesaiannya lebih menyeluruh,” ujar Jihan di hadapan peserta audiensi.

Petani Akan Terus Kawal, Koordinator PPRL, Yohanes Joko Purwanto, menyambut positif sikap pemerintah.

Namun, ia menegaskan gerakan petani tidak akan berhenti hanya pada janji.“Kami senang dengan respon Pemprov, tapi kami juga meminta Ibu Wagub menemui massa yang masih menunggu di luar,” ucap Joko.

Audiensi tersebut turut menghadirkan perwakilan masyarakat korban konflik agraria, mulai dari warga Tulangbawang yang bersengketa dengan PT Benhil, masyarakat Bandar Lampung yang berhadapan dengan PT KAI, hingga kelompok petani lain yang tengah menghadapi mafia tanah.

Hadir pula Sekda Lampung Marindo Kurniawan, serta beberapa anggota DPRD Lampung seperti Wahrul Fauzi Silalahi, Munir Abdul Haris, dan M Reza Berawi. (L.O)

Walikota Bandar Lampung meninjau lokasi titik Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Di Tiga Kecamatan

lantera.online – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menyampaikan, 3 Kecamatan yaitu Kec. Tanjung Karang Timur, Kec. Labuhan Ratu, Kec. Rajabasa yang merupakan percontohan dalam pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tingkat Kota dengan dibangunnya lokasi Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk implementasi dari Program Makan Bergizi Gratis yang akan mendapatkan pantauan khusus serta diawasi langsung oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung khususnya Camat dan Lurah lokasi terkait baik dari proses pembangunan, proses penyediaan makanan yang memenuhi standar kelayakan, hingga pendistribusian guna memastikan program gizi anak berjalan optimal dan tepat sasaran.

Dalam pengelolaan nya, nantinya Pemerintah Kota Bandar Lampung akan bekerjasama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan melibatkan pegawai Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menjalankan operasional Dapur Makanan Bergizi Gratis, dan akan didampingi oleh pihak Badan Gizi Nasional (BGN).

Untuk diketahui, nantinya Dapur Makanan Bergizi Gratis ini ditargetkan mampu untuk melayani hingga 3.000 porsi makanan bergizi dalam setiap harinya sebelum nantinya program diperluas ke Kecamatan-Kecamatan lainnya yang ada di Kota Bandar Lampung.