2026

Pengelolaan Keuangan Daerah Adalah Motor Penggerak Pembangunan Nasional

Bandar Lampung, lantera.online – Gubernur Lampung menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah yang optimal merupakan pondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan mempercepat pembangunan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Achmad Saefulloh, saat memimpin Apel Mingguan di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (12/1/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa keberhasilan pelayanan publik yang efektif dan pembangunan yang berkelanjutan sangat bergantung pada tata kelola keuangan yang sehat. “Pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab sebagai dasar kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” tegasnya.

Arahan Gubernur juga mendorong visi pengelolaan keuangan yang mandiri melalui inovasi peningkatan pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat. Hal ini memerlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan sektor swasta agar pembangunan dapat berjalan merata.

Gubernur Lampung Terapkan Hari Kamis Beradat ASN Wajib Gunakan Bahasa Daerah dan Pakaian Khas Lampung

Bandar Lampung, lantera.online – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Hari Kamis Beradat. Kebijakan ini mewajibkan penggunaan bahasa daerah dan pemakaian batik khas Lampung setiap hari Kamis di lingkungan pemerintahan serta lembaga pendidikan.

Ingub yang ditandatangani pada 30 Desember 2025 ini merupakan langkah strategis pemerintah provinsi dalam melestarikan kebudayaan lokal. Kebijakan ini dinyatakan sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta Tiga Cita Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung untuk memperkuat identitas adat sebagai bagian dari khasanah budaya Nusantara.

Instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari Sekretaris Daerah Provinsi, para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Lampung, hingga Kepala Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal. Selain itu, instruksi ini juga menyasar sektor akademis, yakni para Rektor dan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di seluruh Provinsi Lampung.

Dalam diktum kesatu instruksi tersebut, Gubernur meminta implementasi nyata program “Hari Kamis Beradat”. Setiap hari Kamis, bahasa Lampung wajib digunakan sebagai alat komunikasi utama dalam pelayanan publik, interaksi antarpegawai, rapat dinas, hingga sambutan resmi saat jam kerja.

Tidak hanya di kantor pemerintahan, penggunaan bahasa Lampung juga didorong masuk ke ruang-ruang kelas. Lingkungan lembaga pendidikan diminta menggunakan bahasa daerah dalam interaksi proses belajar mengajar guna menanamkan nilai budaya sejak dini.

Selain aspek bahasa, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal juga mengatur ketentuan berpakaian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada diktum kedua, disebutkan bahwa seluruh ASN, baik laki-laki maupun perempuan, diwajibkan mengenakan baju batik khas Lampung pada hari Kamis.

Gubernur menegaskan agar instruksi ini tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan dilaksanakan dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab oleh seluruh pihak terkait. Instruksi Gubernur ini dinyatakan mulai berlaku efektif sejak tanggal ditetapkan.

Bapenda Lampung Perkuat Sinergi dengan Dunia Usaha Dorong Pembangunan Daerah

Bandar Lampung, lantera.online – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha sebagai langkah strategis dalam mengakselerasi pembangunan daerah. Hal tersebut ditegaskan dalam pertemuan bersama jajaran direksi PT Prabutitirta Jaya Lestari (PT PJL).

Dalam pertemuan tersebut, Bapenda Provinsi Lampung menekankan bahwa pajak tidak hanya menjadi kewajiban administratif, melainkan instrumen kolaborasi dan investasi kolektif bagi pembangunan daerah. Kontribusi dunia usaha melalui pajak diharapkan mampu mendukung pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.

Fokus diskusi diarahkan pada penguatan komitmen perusahaan terhadap Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Pajak Alat Berat (PAB), dan Pajak Air Permukaan (PAP) sebagai pilar kontribusi sektor usaha. Melalui koordinasi intensif bersama UPTD I Bandar Lampung, Bapenda berharap kesepakatan yang telah terjalin dapat segera direalisasikan guna menciptakan iklim usaha yang kredibel dan akuntabel.

Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan demi masa depan Lampung yang lebih maju.

Wali Kota Bandar Lampung Terima Audiensi BPN, Perkuat Kolaborasi Pelayanan Pertanahan

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menerima audiensi Pimpinan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandar Lampung, Wiwid Nugroho, beserta jajaran, di Ruang Rapat Wali Kota Bandar Lampung.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan BPN, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan serta mendukung penataan wilayah yang tertib dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah hal strategis terkait sinergi program antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dan BPN, termasuk percepatan layanan pertanahan serta dukungan data dan perencanaan pembangunan daerah.

Turut hadir mendampingi Wali Kota dalam audiensi tersebut Asisten Bidang Administrasi Umum, Kepala BAPPERIDA, Plt. Kepala BKAD, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Plt. Kepala Bagian Tata Pemerintahan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap kerja sama yang telah terjalin dengan BPN dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan yang optimal dan kepastian hukum bagi masyarakat di bidang pertanahan.

Gubernur Lampung: Pengelolaan Keuangan Daerah Adalah Motor Penggerak Pembangunan Nasional

Bandar Lampung, lantera.online – Gubernur Lampung menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah yang optimal merupakan pondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan mempercepat pembangunan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Achmad Saefulloh, saat memimpin Apel Mingguan di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (12/1/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa keberhasilan pelayanan publik yang efektif dan pembangunan yang berkelanjutan sangat bergantung pada tata kelola keuangan yang sehat. “Pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab sebagai dasar kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” tegasnya.

Bapenda Provinsi Lampung dan Bapenda Kota Bandar Lampung Perkuat Sinergi Dorong Kemandirian Fiskal Daerah

Bandar Lampung, lantera.online — Kemajuan suatu daerah tidak terlepas dari tingkat kemandirian fiskalnya. Menyadari hal tersebut, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung bersama Bapenda Kota Bandar Lampung terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menyatukan visi serta langkah strategis guna meningkatkan pendapatan daerah.

Sinergi yang terjalin ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Lampung, khususnya di Bumi Ruwa Jurai. Melalui koordinasi yang selaras dan berkelanjutan, kedua institusi berupaya menciptakan sistem pengelolaan pendapatan daerah yang lebih efektif, transparan, dan inovatif.

Upaya tersebut dilakukan dengan mengedepankan semangat gotong royong serta pengembangan inovasi layanan publik, khususnya dalam optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah. Dengan meningkatnya kemandirian fiskal, diharapkan daerah memiliki kapasitas yang lebih kuat dalam membiayai pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sinergi antara Bapenda Provinsi Lampung dan Bapenda Kota Bandar Lampung ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Lampung secara berkelanjutan.

Wali Kota Eva Dwiana Tinjau Pembersihan Saluran Irigasi Pascabanjir.

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, meninjau langsung proses pembersihan saluran irigasi di sejumlah lokasi terdampak banjir. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan banjir dan pemulihan fungsi aliran air di wilayah Kota Bandar Lampung.

Adapun lokasi yang dikunjungi meliputi Jalan Dokter Sutomo, Kecamatan Kedaton, serta beberapa titik di Kecamatan Way Halim. Di lokasi tersebut, Wali Kota memastikan kegiatan pembersihan saluran irigasi berjalan optimal guna mencegah terjadinya penyumbatan yang dapat memicu banjir susulan.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Eva Dwiana melihat secara langsung kondisi saluran irigasi yang tengah dibersihkan sekaligus memastikan proses penanganan berjalan sesuai dengan rencana. Langkah ini dilakukan demi menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat, khususnya di wilayah yang rawan genangan air saat curah hujan tinggi.

Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berkomitmen melakukan langkah nyata dalam penanganan banjir secara berkelanjutan. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk berperan aktif menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan sekitar sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan kota yang bersih, aman, dan bebas banjir.

Wali Kota Bandar Lampung Tinjau Lokasi Terdampak Banjir

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir dan infrastruktur drainase di Kota Bandar Lampung, Sabtu (10/1/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal.

Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Kali Balau Kencana, Kecamatan Kedamaian, Jalan Dr. Sutomo, Kecamatan Kedaton, serta perbaikan talud jebol di Beringin, Gang Tangkil, Kecamatan Labuhan Ratu. Wali Kota juga mengecek sejumlah wilayah lain yang rawan banjir.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen melakukan pembenahan drainase secara berkelanjutan sebagai upaya mitigasi banjir.

TEMUI SISWA KRIDA NUSANTARA, WAGUB LAMPUNG TEKANKAN DISIPLIN, NASIONALISME, DAN MELEK TEKNOLOGI

Bandar Lampung, lantera.online – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menerima audiensi dari para siswa Sekolah Menengah Atas Terpadu (SMAT) Krida Nusantara asal pengiriman Provinsi Lampung, bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (08/01/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus memberikan arahan kepada para siswa yang sedang menjalani masa cuti pendidikan untuk tetap menjaga semangat belajar dan membawa nama baik daerah di kancah nasional.

Dalam arahannya, Wagub menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada 12 siswa yang berhasil menempuh pendidikan di SMA Krida Nusantara, Bandung. Menurut Wagub, tidak semua anak memiliki kesempatan dan daya tahan untuk menempuh pendidikan di sekolah yang menerapkan kedisiplinan semi-militer.

“Kalian adalah anak-anak pilihan. Bertahan di sekolah dengan aturan dan kedisiplinan yang ketat itu tidak mudah. Namun, jadikan kedisiplinan itu bukan sekadar menaati aturan, melainkan sebuah kebiasaan (habit) yang akan melekat dan membentuk karakter kalian di masa depan,” ujar Wagub.

Wagub juga menitipkan pesan penting mengenai jiwa nasionalisme dan kepedulian sosial. la menekankan bahwa rasa cinta tanah air tidak muncul secara instan, melainkan harus dipupuk dan ditanamkan dalam hati sejak dini melalui proses belajar di sekolah.

Menghadapi tantangan zaman, Wagub mengingatkan para siswa untuk melek teknologi. Di era transformasi digital, kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar tidak tertinggal.

“Kalian akan menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat. Selain belajar secara akademik, kembangkan juga kemampuan mengendalikan dan memanfaatkan teknologi. Tunjukkan bahwa putra-putri Lampung adalah bibit unggul yang mampu berprestasi dan membanggakan daerah,” tegasnya.

Turut hadir memberikan arahan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico yang menekankan pentingnya persiapan strategis bagi para siswa yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi terkemuka, baik nasional maupun internasional

Percepat Program Koperasi Merah Putih, Pemprov Lampung Gelar Rakor Pendataan Lahan dan Pembangunan Fisik

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pendataan Lahan dan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, serta Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual dari Ruang Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (08/01/2026). Pertemuan yang diikuti oleh seluruh pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung.

Dalam sambutan yang dibacakan Sekdaprov, Gubernur menekankan bahwa pendataan lahan yang akurat serta pembangunan fisik yang tepat sasaran merupakan fondasi utama keberhasilan program KDKMP di Lampung. Langkah strategis ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menempatkan koperasi sebagai pilar utama penguatan ekonomi rakyat, ketahanan pangan, dan kemandirian bangsa yang dimulai dari tingkat desa.

Lebih lanjut, percepatan pendataan lahan dinilai krusial untuk menjamin kepastian hukum, tertib administrasi, serta efisiensi perencanaan pembangunan fisik gerai dan pergudangan yang terintegrasi. Mengingat posisi strategis Lampung sebagai penyangga pangan nasional dan simpul distribusi wilayah Sumatera, keberhasilan program ini diharapkan memberikan kontribusi langsung terhadap stabilitas ekonomi daerah dan ketahanan nasional. Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dan berkolaborasi aktif demi tercapainya target pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.