
Bandar Lampung, lantera.online
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung terus melakukan berbagai terobosan strategis dalam meningkatkan pendapatan daerah. Sepanjang tahun 2025, sejumlah lompatan besar telah diwujudkan, mulai dari hadirnya layanan Samsat Digital Drive Thru hingga penguatan kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi.
Namun demikian, Bapenda Lampung menegaskan komitmennya untuk tidak berhenti pada capaian tersebut. Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Slamet Riadi, menekankan adanya dua fokus utama yang akan menjadi prioritas pada tahun mendatang.
“Ke depan, kami akan terus melakukan eksplorasi potensi pendapatan daerah secara lebih maksimal. Tidak hanya dari sektor pajak, tetapi juga dari retribusi daerah yang memiliki potensi besar untuk dioptimalkan,” ujar Slamet Riadi.
Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi perhatian utama. Bapenda Lampung berkomitmen untuk menghadirkan sistem pembayaran yang semakin canggih, mudah diakses, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
“Pelayanan prima adalah kunci. Sistem pembayaran harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar semakin memudahkan masyarakat,” tambahnya.
Dengan sinergi lintas sektor serta inovasi yang berkelanjutan, Bapenda Lampung optimistis pendapatan daerah pada tahun 2026 akan semakin kuat dan berkontribusi nyata terhadap percepatan pembangunan di Provinsi Lampung.
