
Bandar Lampung, lantera.online – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi strategis bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), serta Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Lampung. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Air Permukaan.
Rapat koordinasi diisi dengan pembahasan arah kerja kolaboratif antarinstansi serta sosialisasi terkait perizinan Air Permukaan oleh BBWS Kementerian PUPR. Selain itu, dilakukan pendalaman potensi wajib pajak Air Permukaan sebagai salah satu sumber pendapatan strategis bagi daerah.
Dalam forum tersebut, seluruh mitra sepakat untuk memperkuat komitmen bersama guna mengoptimalkan potensi pajak sektor air permukaan melalui tata kelola yang lebih efektif, kolaborasi lintas sektor, dan penerapan strategi peningkatan PAD yang berkelanjutan.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, memperbaiki sistem pengelolaan, dan menciptakan kebijakan yang berpihak pada peningkatan pendapatan tanpa mengurangi produktivitas pelaku usaha. Bapenda Lampung bersama BBWS, KADIN, APINDO, dan HIPMI akan terus bergerak selaras dalam mengawal implementasi kebijakan serta menjaga kesinambungan program bersama.
“Sinergi bukan sekadar wacana, namun menjadi gerakan nyata untuk membawa Lampung semakin maju,” demikian penegasan dalam forum tersebut.
Dengan semangat kebersamaan, seluruh pihak berkomitmen melanjutkan koordinasi dan kolaborasi di tahap implementasi agar potensi pajak Air Permukaan dapat dimanfaatkan optimal dalam mendukung pembangunan daerah.
