Tingkatkan layanan masyarakat khusus layanan SPT Tahunan.


Lampung Barat, lantera.online – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Dr. H. Zulkarnain, mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk mendukung penuh pelaksanaan Asta Protas Menteri Agama dan memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat
Seruan ini disampaikan dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Lampung Barat Jumat, 5-12-2025, dirangkaikan dengan pembinaan ASN di MTsN 1 Lampung Barat
Di hadapan jajaran ASN, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, Zulkarnain menegaskan bahwa jabatan harus menjadi sarana memberi manfaat bagi orang lain
Dengan jabatan, kita harus bisa bermanfaat bagi orang lain
Saya hadir bukan untuk mencari musuh tetapi ingin berjalan bersama saudara-saudara semua untuk membangun Kementerian Agama Lampung, ujarnya
Ia mengingatkan bahwa ASN Kemenag harus hadir sebagai pelayan masyarakat, bukan pejabat yang menjaga jarak
Menurutnya, profesionalisme dan keramahan adalah bagian penting dari wajah pelayanan Kemenag
Bukan saatnya pejabat duduk enak-enak di kursi, masyarakat datang dicuekin. kita ini pelayan masyarakat,” tegas, Zulkarnain
Dalam kesempatan yang sama, Zulkarnain juga menyampaikan pesan moral yang menggugah terkait etika dalam memberikan layanan kepada masyarakat
Jika kamu tidak bisa menyenangkan semua orang, senangkanlah beberapa orang
Jika tidak bisa menyenangkan beberapa orang, senangkanlah satu orang
Jika satu orang pun tidak bisa kamu senangkan, jangan sakiti orang,” ucapnya
Ia menambahkan bahwa Asta Protas harus dijadikan pedoman kerja bersama, sehingga transformasi layanan Kementerian Agama dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat
“Asta Protas adalah arah gerak kita, ASN harus responsif, kolaboratif, memperkuat layanan digital, meningkatkan kualitas pendidikan serta menjaga kerukunan di masyarakat, lanjut Zulkarnain
Zulkarnain menutup pembinaan dengan ajakan untuk memperkuat budaya kerja positif dan pelayanan publik yang berkualitas
“Pelayanan prima adalah wajah Kementerian Agama
Layani masyarakat dengan cepat, sopan, ramah dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya
Sekretaris Daerah Lampung Barat, Nukman, hadir mewakili Bupati, mengapresiasi kunjungan kerja tersebut
Nukman berharap sinergi antara Pemda dan Kemenag terus diperkuat untuk menghadirkan terobosan-terobosan baru dalam bidang keagamaan, kerukunan dan pendidikan
Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Kemenag Lampung Barat, M. Surur, dalam laporannya menyampaikan bahwa Lampung Barat dikenal bukan hanya sejuk iklimnya tetapi juga sejuk dalam kondisi sosial-keagamaannya, Menurut M Susur beberapa tahun terakhir hampir tidak ada persoalan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama, sehingga harmoni ini menjadi modal sosial penting bagi pembangunan daerah
Kegiatan kunjungan kerja dan pembinaan ASN ini diikuti oleh seluruh pejabat, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat serta pimpinan majelis-majelis agama di Lampung Barat.


Bandar Lampung, lantera.online – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54 di lingkungan Provinsi Lampung digelar dengan khidmat dan penuh semangat pengabdian. Tahun ini, KORPRI mengangkat tema “Solid, Profesional, Siap Mengabdi untuk Negeri” yang mencerminkan komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pilar utama pelayanan publik.
Pada upacara peringatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan kembali jati diri ASN sebagai penjaga persatuan, motor penggerak pembangunan daerah dan nasional, serta bagian penting dalam memastikan kemajuan bangsa. Melalui pesan yang kuat mengenai integritas, netralitas, profesionalisme, dan percepatan transformasi digital, KORPRI ditegaskan sebagai rumah besar ASN dalam menghadapi tantangan era baru.
Pemerintah menekankan bahwa ASN saat ini dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memegang teguh nilai-nilai etika dan loyalitas. Semangat pengabdian tanpa henti menjadi fokus utama dalam momentum HUT KORPRI tahun ini.
Dengan penguatan kompetensi dan karakter ASN, KORPRI Lampung diharapkan mampu semakin solid dalam mendukung program pembangunan daerah, serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif bagi masyarakat.
Peringatan HUT ke-54 ini menjadi refleksi penting bagi seluruh ASN untuk menjaga integritas dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara melalui pelayanan publik yang berkualitas.

Bandar Lampung, lantera.online – Menteri Agama Republik indonesia Nasaruddin Umar melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung dalam rangka memberikan sambutan sekaligus menjadi Khatib Ijtima Ulama di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan
Dalam rangkaian agenda tersebut, ia memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung
Dalam pembinaan yang berlangsung di Aula Saibatin, Bandar Lampung, ung, Jumat, 28-112025, Menag meminta ASN Kemenag Lampung untuk lebih proaktif dalam menjaga kerukunan dan memantau potensi kerawanan sosial.
Ia menegaskan bahwa peran Kemenag sebagai instansi vertikal yang berjejaring hingga level kecamatan membuat ASN berada di posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial
Menag juga menyoroti karakter Provinsi Lampung sebagai daerah multietnis sekaligus penyangga Ibu Kota Negara
Keberagaman tersebut, menurutnya, menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam menjaga keharmonisan sosial
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Zulkarnain, menjelaskan bahwa Lampung dikenal sebagai Sang Bumi Ruwai Jurai yang berarti satu bumi dua aliran, yaitu Saibatin dan Pepadun
Istilah itu menggambarkan pertemuan antara suku asli Lampung dan para pendatang yang hidup harmonis dalam bingkai NKRI,
untuk kerukunan umat beragama, Alhamdulillah Lampung berada dalam kondisi baik, rukun dan harmonis meskipun terdapat riak-riak kecil dalam menjaga dan merawatnya
Semua ini tidak akan berhasil tanpa ada kerja sama dari semua pihak baik dari jajaran Kemenag, Pemerintah Daerah, FKUB Provinsi maupun stakeholder lainnya, jelasnya
Lampung adalah kota penyangga Ibu Kota Negara. Karena itu, saya meminta ASN Kemenag Lampung proaktif membaca tanda- tanda kecenderungan konflik, Tutupnya.

Bandar Lampung,Lantera.online – Kakanwil tekankan profesionalitas dan pendidikan unggul
jumat, 21-11-2025
Pelatihan penguatan kompetensi Kepala madrasah pada lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah angkatan II resmi ditutup pada Jumat, penutupan kegiatan berlangsung di Hotel GS Bandar Lampung dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Lampung Zulkarnain
Pada sambutannya, Zulkarnain mengatakan bahwa peningkatan kompetensi kepala madrasah merupakan kebutuhan mendesak dalam memperkuat tata kelola pendidikan
Menurut nya, kepemimpinan di madrasah tidak hanya menyangkut kemampuan manajerial tetapi juga berkaitan dengan amanah keagamaan dan profesionalitas
Allah telah menegaskan bahwa keimanan saja tidak cukup untuk mengangkat derajat seseorang,ilmu adalah penguatnya
Guru yang diberi amanah tambahan sebagai kepala madrasah harus membuktikan kompetensinya melalui proses belajar seperti ini, terang, Zulkarnain
la juga menegaskan pentingnya legalitas kompetensi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 24 Tahun 2018 yang mewajibkan setiap kepala madrasah memiliki sertifikat kompetensi
Aturan tersebut, kata Zulkarnain selaras dengan Undang-Undang Guru dan peningkatan kualifikasi akademik dan kompetensi profesional bagi guru. (Humas)
lantera.online – Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Nova Indriani, menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 Gaspool Lampung diselenggarakan di Geo Park PKK Provinsi Lampung, Rabu 15-10-25, sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap peran serta Gaspool Lampung dalam pembangunan daerah
Dalam sambutannya, Nova Indriani menyampaikan bahwa Gaspool Lampung telah menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan masyarakat dalam berbagai bidang, kontribusi nyata selama delapan tahun ini patut diapresiasi dan menjadi contoh bagi organisasi lainnya
Pada usia yang ke-8 ini Gaspoll Lampung semakin Solid dan semakin besar serta turut berperan aktif memperjuangkan aturan regulasi yang berpihak kepada seluruh Driver Online seluruh Indonesia, ujar Nova
Acara HUT ke-8 Gaspool Lampung ini juga dihadiri oleh Pejabat Pemerintahan setempat, Kapolda Lampung, Pangdam dan sejumlah lapisan tokoh masyarakat serta anggota dan pengurus Gaspool Lampung
Berbagai kegiatan menarik diselenggarakan mulai dari bakti sosial, hiburan, hingga diskusi panel mengenai isu-isu terkini di Lampung
Dalam sambutannya Ketua Gaspool Lampung Miftahul Huda, menyampaikan, terima kasih atas kehadiran Sekjen PWDPI dan seluruh tamu undangan, ia berharap Gaspool Lampung dapat terus berkontribusi positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat
Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan yang terbaik bagi Lampung. dukungan dari berbagai pihak termasuk PWDPI sangat berarti bagi kami lanjut, Miftahul Huda
Acara berlangsung meriah dan penuh keakraban yang mana mencerminkan semangat kebersamaan dan sinergi antara Gaspool Lampung, PWDPI dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Lampung yang lebih baik.(Red)

lantera.online – Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen penuh untuk meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kolaborasi strategis dengan dunia pendidikan.
Hal ini diwujudkan dengan menjalin sinergi bersama Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai), yang diharapkan dapat melahirkan ASN yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menerima kunjungan jajaran civitas akademika Universitas Saburai di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan tersebut, Universitas Saburai menawarkan beberapa bentuk dukungan, antara lain:
Kesempatan bagi ASN untuk melanjutkan studi S1 dan S2 dengan sistem perkuliahan fleksibel yang dirancang khusus agar tidak mengganggu tugas pokok dan fungsi sebagai aparatur.
Membuka ruang kerja sama penelitian antara akademisi dan ASN untuk menghasilkan kajian yang mendukung perumusan kebijakan pembangunan daerah yang berbasis data dan ilmu pengetahuan.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menyatakan apresiasi dan dukungan penuh atas upaya peningkatan kompetensi ASN guna memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, dalam pembangunan daerah, dibutuhkan keterlibatan perguruan tinggi sebagai mitra strategis.
Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan segera menyusun formulasi kerja sama yang konkret dengan Universitas Saburai. Langkah ini diambil untuk memastikan peningkatan kapasitas ASN dilakukan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan, sehingga dapat menjadi penggerak utama pembangunan di Provinsi Lampung.

lantera.online – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menegaskan pentingnya peran mahasiswa dan pemuda sebagai kekuatan progresif dalam merespons dinamika kebangsaan.
Hal ini disampaikan dalam Seminar Kebangsaan bertajuk “Peran Mahasiswa & Pemuda dalam Menyikapi Dinamika Kebangsaan” yang digelar pada Minggu, 28 September 2025 di Kafe Lamban Buluh, Bandar Lampung.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber lintas tokoh yang merepresentasikan semangat persatuan rakyat dan generasi muda, antara lain:
Muh. Isnain Mukadar (Ketua Umum LMND)
Nurul Fauziah (Tokoh Perempuan)
Dede Sulaiman (Sekretaris DPW PRIMA Lampung)
Edy Majoni, S.AP (Penggiat Pembumian Pancasila)
Sementara itu, Badri (Ketua DPW PRIMA Lampung) hadir sebagai keynote speaker.
Mahasiswa sebagai Garda Terdepan
Muh. Isnain Mukadar, Ketua Umum LMND, menegaskan mahasiswa dan pemuda harus hadir sebagai garda terdepan menghadapi tantangan demokrasi, ketidakadilan sosial, hingga penetrasi neoliberalisme yang menggerus kedaulatan bangsa.
“Mahasiswa dan pemuda tidak boleh abai terhadap situasi kebangsaan. Mereka harus hadir sebagai kekuatan kritis dan progresif, menegakkan amanat konstitusi, serta memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar elemen muda untuk membangun gerakan rakyat yang solid.
“Seminar ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi gagasan sekaligus penguatan peran pemuda dalam agenda perjuangan kebangsaan, sebagaimana cita-cita luhur yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945,” tambahnya.
Badri: Menghidupkan Nilai-Nilai Kebangsaan di Era Milenial
Dalam pemaparannya, Badri, Ketua DPW PRIMA Lampung, menyampaikan perlunya mengenang perjuangan demokrasi sekaligus menghidupkan nilai-nilai kebangsaan di era generasi milenial yang cenderung lebih akrab dengan gawai.
“Hari ini kita mengenang peristiwa 28 September. Kita tahu tidak semua rakyat bisa kuliah. Ini menjadi pengingat bagi mahasiswa agar bersyukur sekaligus peduli pada persoalan pendidikan rakyat,” ujar Badri.
Ia menyoroti masih banyaknya anak muda yang gagal melanjutkan pendidikan tinggi karena faktor ekonomi, sehingga mahasiswa sebagai agen perubahan perlu memperjuangkan akses pendidikan gratis bagi seluruh rakyat Indonesia.
Membumikan Pancasila dan Spirit Kebangsaan
Salah satu narasumber, Edy Majoni, S.AP., penggiat Pembumian Pancasila, memaparkan pentingnya pemahaman Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara tetapi juga landasan moral kehidupan berbangsa. Menurutnya, masih banyak ruang yang harus dikerjakan pemuda dalam menerjemahkan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
“Pemahaman kita terhadap Pancasila belum sepenuhnya satu suara. Perlu peran aktif mahasiswa dan pemuda untuk membumikan nilai-nilai Pancasila agar menjadi pedoman bersama,” katanya.
Ruang Konsolidasi dan Gagasan
Seminar yang diikuti mahasiswa, aktivis, dan masyarakat umum ini juga menjadi forum diskusi lintas generasi tentang tantangan kebangsaan saat ini. Dengan suasana yang santai namun serius di Kafe Lamban Buluh, para peserta diharapkan pulang dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya peran pemuda sebagai penggerak perubahan.
Semangat yang dibangun LMND bersama para narasumber menjadi penegas bahwa mahasiswa dan pemuda tetap memegang peranan strategis sebagai agen perubahan (agent of change) serta benteng demokrasi.
Kesimpulan:
Seminar Kebangsaan LMND di Bandar Lampung tidak hanya menjadi ajang diskusi tetapi juga konsolidasi moral dan gagasan tentang masa depan Indonesia. Pesan utamanya jelas: pemuda dan mahasiswa harus menjadi kekuatan kritis, progresif, dan berdaya juang tinggi untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang berkeadilan sosial, demokratis, dan berdaulat.

lantera.online – Ratusan petani dari berbagai daerah di Provinsi Lampung memadati Gedung DPRD dan Kantor Gubernur Lampung, Rabu (24/9/2025).
Aksi besar ini digelar dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, dengan satu seruan utama: reforma agraria yang adil dan keberpihakan nyata bagi petani.
Di bawah komando Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL), massa bergerak sambil membentangkan spanduk, poster, dan teriakan lantang.
Mereka menuntut penyelesaian konflik agraria yang tak kunjung usai, pemberantasan mafia tanah dan pangan, hingga perbaikan tata niaga pertanian yang selama ini dinilai merugikan petani kecil.
“Jika rakyat sudah disakiti, mungkin kalian tak akan lagi ada di sini (DPRD). Jangan pernah mengkhianati hati rakyat. Tanah kami dianggap hutan register, tapi saat pemilu kami tetap diminta suara,” pekik seorang orator dari atas mobil komando, disambut riuh tepuk tangan para petani.
Dalam aksinya, petani juga menyoroti harga panen yang kerap anjlok, masuknya impor pangan yang mereduksi kedaulatan, sulitnya akses permodalan, serta kebijakan subsidi pupuk dan alat pertanian yang belum tepat sasaran.
Mereka menuntut adanya jaminan lahan garapan, pengawasan program pertanian yang lebih ketat, hingga distribusi tanah eks-HGU perusahaan yang sudah habis masa berlaku untuk kesejahteraan rakyat.
Setelah berorasi, perwakilan petani akhirnya diperkenankan masuk ke Kantor Gubernur Lampung.
Wakil Gubernur Jihan Nurlela menerima langsung aspirasi mereka bersama sejumlah anggota DPRD dan pejabat Pemprov.Dalam pertemuan itu, Wagub Jihan menyatakan pemerintah provinsi segera membentuk tim fasilitasi penyelesaian konflik agraria.
Tim ini nantinya melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN), para pemangku kepentingan, hingga unsur masyarakat.“Sesuai arahan Gubernur Mirza, kami akan segera membentuk tim fasilitasi.
Kami yakin bisa mengawal harapan masyarakat, dan tentu akan berkoordinasi dengan kementerian terkait agar penyelesaiannya lebih menyeluruh,” ujar Jihan di hadapan peserta audiensi.
Petani Akan Terus Kawal, Koordinator PPRL, Yohanes Joko Purwanto, menyambut positif sikap pemerintah.
Namun, ia menegaskan gerakan petani tidak akan berhenti hanya pada janji.“Kami senang dengan respon Pemprov, tapi kami juga meminta Ibu Wagub menemui massa yang masih menunggu di luar,” ucap Joko.
Audiensi tersebut turut menghadirkan perwakilan masyarakat korban konflik agraria, mulai dari warga Tulangbawang yang bersengketa dengan PT Benhil, masyarakat Bandar Lampung yang berhadapan dengan PT KAI, hingga kelompok petani lain yang tengah menghadapi mafia tanah.
Hadir pula Sekda Lampung Marindo Kurniawan, serta beberapa anggota DPRD Lampung seperti Wahrul Fauzi Silalahi, Munir Abdul Haris, dan M Reza Berawi. (L.O)