Berita

Gelorakan Semangat Pahlawan, RRI Kembali Helat Kita Indonesia

Bandar Lampung, lantera.online – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Bandar Lampung, kembali menggelar kegiatan bertajuk “Kita Indonesia”

Kegiatan ini dihelat bertepatan dengan Hari Pahlawan agar dapat menanamkan semangat pahlawan khususnya kepada generasi muda

Kita indonesia merupakan kegiatan kali kedua yang digagas oleh LPP RRI di seluruh wilayah Indonesia

Kita indonesia jilid kedua ini akan digelar pada Selasa, 11 November 2025 besok di Auditorium RRI Bandar Lampung

Acara ini di gagas untuk mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk dapat mencintai indonesia dengan beragam perbedaan yang ada, hal ini dijelaskan oleh ketua pelaksana kegiatan, Novita Vira, Senin 10-11-2025

Menurut Vira, Kita indonesia sengaja digelar pada November bertepatan dengan Hari Pahlawan di mana RRI juga mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah dan untuk menanamkan semangat juang para pahlawan

Kegiatan Kita indonesia ini diharapkan dapat memperkuat jati diri bangsa dan membumikan nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi karakter bangsa Indonesia, kepada masyarakat khususnya generasi muda lanjut, Vira

Kita indonesia akan disiarkan secara langsung melalui Programa 2 dan direlay Programa 1, Programa 4, RRI SP Way Kanan serta disiarkan melalui kanal YouTube RRI Bandar Lampung

Acara Kita indonesia ini akan diramaikan juga oleh, juara Bintang Radio Provinsi Lampung, Lois, Mahapatih Dirgia, Oi Band dan Komunitas Dongeng Dakocan

Selain itu, Kita indonesia juga akan menghadirkan 10 undangan di antaranya atlet Lampung, guru penggerak, tenaga kesehatan berprestasi, kepala sekolah berprestasi, keluarga pahlawan dan tokoh inspiratif yang akan berbagai cerita dan pengalaman sekaligus memberikan motivasi kepada audiens yang rata-rata generasi muda. (Fj)

 

 

Bapenda Provinsi Lampung Apresiasi Perusahaan Pembiayaan yang Dukung Kemudahan Layanan Samsat.

lantera.online – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung memberikan apresiasi kepada dua perusahaan pembiayaan (leasing), yakni FIFGROUP dan BFI Finance, atas partisipasi dan kerja sama dalam mendukung kemudahan pelayanan Samsat serta kontribusinya terhadap pembangunan di Provinsi Lampung.

Kepala Bapenda Provinsi Lampung, (isi dengan nama pejabat), menyampaikan bahwa kerja sama dengan pihak perusahaan pembiayaan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam bidang perpajakan kendaraan bermotor.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari perusahaan pembiayaan seperti FIFGROUP dan BFI Finance. Melalui kolaborasi ini, masyarakat yang kendaraannya masih dalam status kredit tetap dapat dengan mudah melakukan pembayaran pajak tanpa terkendala BPKB yang dijaminkan,” ujar (nama pejabat).

Saat ini, terdapat lima perusahaan pembiayaan yang telah menjalin kesepakatan kerja sama dengan Bapenda Provinsi Lampung, yaitu Mandiri Tunas Finance, BFI Finance, FIF Finance, Maybank Finance, dan SMS Finance.

Kerja sama tersebut bertujuan untuk mempermudah proses pembayaran perpanjangan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi kendaraan bermotor yang BPKB-nya masih dijaminkan di perusahaan pembiayaan.

Melalui kesepakatan ini, perusahaan pembiayaan dapat memberikan izin atau surat keterangan agar kendaraan dapat melakukan pembayaran pajak, khususnya pajak lima tahunan yang tidak memerlukan perubahan data pada BPKB.

“Dengan adanya program ini, kami berharap masyarakat dapat lebih mudah dan tertib dalam melakukan kewajiban pajak kendaraan bermotor. Selain membantu wajib pajak, kerja sama ini juga mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pembangunan Lampung,” tambahnya.

Program ini juga sejalan dengan pelaksanaan Program Perpanjangan dan Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor yang berlangsung hingga 6 Desember 2025, sehingga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.

Bapenda Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan bagi seluruh masyarakat Lampung

Bapenda Lampung Siap Hadirkan Aplikasi SAIBARA, Wujud Nyata Digitalisasi Pendapatan Daerah!

Bandar Lampung, lantera.online –  Dalam upaya meningkatkan pelayanan dan transparansi pengelolaan pendapatan daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung bersiap meluncurkan inovasi terbaru, Aplikasi SAIBARA (Sewa Aset dan Retribusi Barang Daerah).

Rapat persiapan peluncuran aplikasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bapenda Lampung, Slamet Riadi, bersama BPKAD Provinsi Lampung, Bank Indonesia Perwakilan Lampung, dan Bank Lampung, yang berlangsung di Ruang Rapat Kepala Bapenda, Senin (03/11/2025).

Kepala Bapenda Lampung, Slamet Riadi, menegaskan bahwa kehadiran SAIBARA menjadi langkah penting dalam menutup potensi kebocoran penerimaan non-pajak sekaligus menggali berbagai potensi baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Melalui SAIBARA, proses pembayaran dan pelaporan retribusi menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan. Seluruh transaksi akan terhubung langsung ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) melalui sistem digital seperti QRIS dan Virtual Account Bank Lampung,” jelas Slamet Riadi.

Bank Indonesia juga menyatakan dukungannya terhadap peluncuran SAIBARA sebagai bagian dari komitmen TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) dalam mendorong transformasi keuangan digital di Provinsi Lampung.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen bersama antara Bapenda Lampung, Bank Indonesia, dan Bank Lampung untuk mewujudkan digitalisasi pendapatan daerah yang akuntabel, cepat, dan modern.

Dengan hadirnya SAIBARA, Bapenda Lampung terus berinovasi demi menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, transparan, dan sesuai dengan semangat transformasi digital menuju Lampung Berjaya!

Done, Program Pemutihan Kendaraan Bermotor di Lampung Resmi Diperpanjang Hingga 6 Desember.

lantera.online – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal secara resmi menyatakan program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang akan berakhir pada 31 Oktober 2025 diperpanjang.

Hal ini disampaikan Gubernur Mirza di Kantornya pada Kamis 30 Oktober 2025.

“Pemutihan di perpanjang sampai 6 Desember 2025,” kata Mirza pada Rilis ID.

Mirza mengatakan alasannya ialah masih banyak animo masyarakat untuk membayar pajak sekaligus beberapa kendaraan masih berproses mutasi untuk pembayaran pajak di Lampung.

“Kami melihat animo masyarakat membayar pajak masih banyak, banyak kendaraan balik nama juga masih banyak yang berporses balik nama dari luar dengan proses lama ada yang di lissing juga maka kami memberikan kesempatan untuk masyarakat lampung untuk bayar pajak kendaraan bermotor tahun ini,” tambahnya.

Mirza mengajak masyarakat segera membayar pajak untuk memastikan seluruh program pembangunan di Lampung berjalan sekaligus mendata kembali kendaraan-kendaraan di Lampung apakah masih aktif atau tidak.

“Jadi dengan adanya pajak kami ingin memperbaiki jalan-jalan di Lampung yang rusak dan kami ingin mengecek karena kami dapat data 4 juta kendaraan di Lampung tapi itu data dari tahun 80an belum tahu apakah sudah tidak ada. Atau masih jalan atau yang tidak di pakai maka dengan membayar pajak kami mendata bagi kendaraan yang tidak ada maka akan di hapus,” tutupnya.

Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Slamet Riyadi juga mengatakan, program ini sebelumnya telah berjalan sejak Mei hingga Juli, kemudian diperpanjang pada Agustus hingga Oktober, dan kini kembali diperpanjang untuk memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat dalam melunasi kewajiban pajaknya tanpa dikenakan denda.

Pemerintah Provinsi Lampung Memberi Penghargaan Kepada Bapenda Lampung.

lantera.online – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, memberikan piagam penghargaan kepada enam Perangkat Daerah atas komitmen dan kesungguhan dalam implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Penghargaan diserahkan dalam rangkaian Upacara Bulanan dan SAKIP Award Pemerintah Provinsi Lampung Tahun 2025, di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (17/10/2025).

Marindo mengapresiasi Perangkat Daerah melalui SAKIP Award atas kerja cerdas dalam meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas kinerja.

Menurutnya, para Perangkat Daerah melaksanakan kebijakan, program, dan kegiatan yang sesuai dengan asas good governance serta mengalokasikan dan memanfaatkan anggaran yang berkualitas.

“Award ini adalah salah satu wujud kami dalam menerapkan reward dan punishment atas akuntabilitas kinerja Perangkat Daerah sesuai arahan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam Evaluasi SAKIP Provinsi Lampung,” ujar Marindo.

Marindo menjelaskan, SAKIP Award diberikan untuk memberikan apresiasi dan menghargai perangkat daerah yang memiliki kinerja unggul dalam akuntabilitas dan reformasi birokrasi.

Penghargaan ini juga bertujuan memotivasi perangkat daerah agar terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam tata kelola pemerintahan yang berorientasi hasil.

“Sekaligus memperkuat sinergi antar perangkat daerah untuk mewujudkan akuntabilitas demi Lampung yang lebih maju, serta memfasilitasi pertukaran informasi, strategi, dan inovasi antara perangkat daerah yang telah berhasil menerapkan SAKIP,” tambahnya.

Inspektorat Lampung Timur Menindak Lanjut dugaan KORUPSI.

Lampung Utara – lantera.online 

Berdasarkan pengaduan masyarakat Desa rejo mulyo Kecamatan pasir sakti Kabupaten Lampung Timur

Hari ini Irban V Inspektorat Kabupaten Lampung Timur menindak lanjuti laporan tersebut dengan menghadirkan beberapa orang penerima gaji honor seperti, Guru TK, Guru PAUD pengurus makam dan lain-lain, bertempat di Balai Desa Rejo Mulyo ,Kamis 16-10-2025

(Pul Baket) hasil wawancara media di lapangan, terdapat keterangan berbeda yang di sampaikan oleh warga terkait honor yang mereka terima, disampaikan oleh beberapa Guru TK/ PAUD selama tahun 2024,hanya menerima per tahun Rp. 2.200.000.00 ada juga yang menerima Rp. 3.000.000.00. diduga adanya korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa Rejo Mulyo terkait gaji honor

Musliman selaku Irban V Kecamatan Pasir Sakti saat di konfirmasi menyampaikan bahwa hari ini kami dalam rangka menindaklanjuti laporan dari masyarakat untuk tahap pertama, terkait gaji honor dan ini juga masih proses, masih ada beberapa Item lagi. (red)

Evaluasi Implementasi SAKIP Provinsi Lampung Tahun 2025

lantera.online – Asisten Deputi Kemenpan RB Agus Uji Hantara mengapresiasi komitmen Pemprov Lampung dalam memperkuat budaya kerja berbasis kinerja, terutama dalam implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Sehingga program pembangunan yang dilakukan dapat terukur, efektif dan efisien serta berorientasi pada hasil (outcome oriented).

Hal itu disampaikan Agus Uji Hantara dalam acara Evaluasi Implementasi SAKIP Tahun 2025 di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Selasa (14/10/2025).

Menurut Agus, tren nilai SAKIP dan Reformasi Birokrasi Provinsi Lampung terus menunjukkan peningkatan, meski belum signifikan. Agus juga memberikan sejumlah rekomendasi untuk penyempurnaan implementasi SAKIP.

Rekomendasi tersebut meliputi penguatan sistem manajemen kinerja yang utuh, penataan strategi program yang berorientasi hasil dan inovatif, peningkatan kolaborasi lintas sektor, pengembangan kapasitas SDM melalui pelatihan tematik, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Al) untuk mendukung kebijakan berbasis data.

Agus mengingatkan bahwa peningkatan indeks kinerja daerah harus sejalan dengan capaian nasional, sehingga kemajuan di tingkat provinsi dapat berkontribusi terhadap peningkatan akuntabilitas nasional secara menyeluruh.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Inspektur Provinsi Lampung Bayana, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Lampung.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menekankan bahwa perubahan zaman dan kemajuan teknologi menuntut birokrasi untuk semakin adaptif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, transformasi birokrasi tidak hanya terkait sistem dan regulasi, tetapi juga perubahan pola pikir.

“Transformasi birokrasi bukan hanya soal sistem atau aturan, tetapi juga soal mindset. Pemerintah harus hadir bukan sekadar sebagai pengatur, melainkan sebagai pelayan publik yang responsif dan solutif,” ujar Jihan.

Kejaksaan Agung RI bongkar posisi jajarannya di Provinsi Lampung.

lantera.online – Mulai dari wakajati hingga enam Kajari dimutasi,Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Lampung, Dr. Transiswara Adhi, SH, MHum, ditugaskan sebagai Kepala Pusat Data Statistik Kriminal dan Teknologi Informasi pada Kejagung, digantikan oleh Suwandi SH, MHum, mantan Wakajati Sulawesi Utara

Mutasi Wakajati Lampung ini berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: 854 tahun 2025 tanggal 13 oktober 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI dan ditandatangani Jaksa Agung RI, Burhanuddin

Tidak hanya Wakajati Lampung. jabatan asisten perdata dan tata usaha negara (Asdatun) Kejati Lampung pun beralih, begitu juga dengan beberapa Kepala Kejaksaan Negeri di lingkungan kejaksan tinggi Lampung

Adapun mutasi Asdatun Kejati Lampung dan enam Kajari itu tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-1425/10/2025 tanggal 13 Oktober 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural PNS Kejaksaan RI

ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan (JAM-Bin), Dr. Hendro Dewanto SH, MHum

Tertuang juga dalam SK ini Asdatun Nurmajayani SH, MH, diberikan job baru sebagai Kajari Kabupaten Bandung, kini posisi Asdatun Kejati Lampung diisi Erawati SH, MH yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Wonosobo, Jawa Tengah

Adapun Kajari yang dimutasi adalah Sefran Haryadi, SH, MH. ia melepas jabatan Kajari Mesuji untuk tugas baru sebagai Kajari Grobogan, Jawa Tengah,digantikan oleh Sahat Robert Parulian Simatupang, SH, MH yang sebelumnya kordinator pada Kejati Bangka Belitung

Kajari Lampung Tengah, Tommy Adhiyaksah Putra, SH, beralih tugas menjadi Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Aceh

Jabatan Kajari Lamteng kini diisi oleh Dr. Rita Susanti SH, MH, mutasi dari jabatan Kajari Belitung Timur

Kajari Tanggamus, Dr. Adi Fakhruddin SH, MH, dimutasi menjadi Aspidum Kejati Banten, digantikan oleh Subari Kurniawan SH, MH, yang sebelumnya Kajari Katingan

Jabatan Kajari Way Kanan juga beralih, Dody Andohar Jaya Sinaga SH, MH, berganti menjadi Asisten Pemulihan Aset Kejati Papua, digantikan oleh Mahmudin SH, MH, mantan Kajari Morowali Utara

Adapun Posisi Kajari Lampung Utara (Lampura) juga beralih, Hendra Syarbaini SH, MH, diberi jabatan sebagai Aspidsus Kejati Bengkulu, Kajari Lampura saat ini adalah Edy Subhan SH, MH, sebelumnya Kajari Bangka

Kajari Pesawaran saat ini diemban oleh Umi Kalsum SH, MH, sebelumnya Kabag TU Kejati DKI.

Bersama Komunitas Ojol , Gubernur Lampung Kampanyekan Safety Riding.

lantera.online – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berbaur bersama komunitas ojek online (Ojol) se-Lampung dalam Gerakan Aksi Roda Dua (Garda Ojol) untuk mengkampanyekan keselamatan berkendara (Safety Riding) melalui kegiatan Sunday Morning Ride (Sunmori) di Bandarlampung, Minggu Pagi (12/10/2025).

Kegiatan ini diikuti sekitar 500 pengemudi Ojol, berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

“Hampir 500 motor, kita hadir di sini dengan senang dan sukacita untuk menemani rekan-rekan Ojol bergembira, menikmati hari Minggu dengan naik motor. Acara ini juga menjadi ajang sosialisasi safety riding, jadi kami yakin kegiatan ini bisa berjalan baik dan mengutamakan keselamatan di jalan,” ujar Mirza.

Gubernur Mirza juga menambahkan bahwa kegiatan Sunmori ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan silaturahmi, tetapi juga bentuk nyata edukasi keselamatan bagi pengendara.

Ia berharap para Ojol dapat menjadi contoh dalam berlalu lintas dan mengedepankan etika berkendara.

“Kita akan berkeliling kota dan finish di Kampung Vietnam. Sekali lagi saya ucapkan selamat berkendara, terima kasih sudah bergabung dan memeriahkan acara ini. Insyaallah hari ini kita semua menjalani hari yang baik,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyoroti meningkatnya keterlibatan perempuan dalam profesi pengemudi Ojol.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa perempuan masa kini semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Saat ini banyak perempuan yang menjadi driver Ojol. Karena Ojol tidak bisa lepas dari teknologi, artinya perempuan-perempuan hari ini sudah adaptif terhadap teknologi. Banyak ruang diberikan sama rata untuk perempuan, dan ini harus kita apresiasi bersama,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sikap saling menghargai antar-pengemudi Ojol, baik laki-laki maupun perempuan, yang menunjukkan solidaritas dalam profesi tersebut.

“Hari ini bukan hanya soal perempuan, tetapi tentang kita semua sebagai masyarakat yang tumbuh bersama teknologi. Kita harus adaptif agar tidak tertinggal dan bisa terus mengimbangi perkembangan teknologi,” tegasnya.

Kegiatan Sunday Morning Ride bersama komunitas Garda Ojol ini menjadi momentum bagi Pemprov Lampung untuk memperkuat sinergi dengan para pengemudi ojek online dalam membangun budaya berkendara yang aman, tertib dan berkeselamatan di jalan raya.

Pada kesempatan tersebut juga, diberikan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan oleh Gubernur Mirza kepada 3.080 pengemudi Ojol Provinsi Lampung dalam rangka perlindungan pekerja rentan.

Nusantara Lampung Fc Lounching Skuat, Jersey dan Sponsor untuk berlaga di Liga 3 Indonesia.

lantera.online – Klub Nusantara Lampung FC secara resmi memperkenalkan skuad, jersey, dan sponsor mereka untuk mengarungi pertandingan Liga 3 Indonesia musim 2025-2026 di Stadion Pahoman, Bandar Lampung, Minggu (12/10/2025).

Dalam launching skuad hingga jersey kali ini, Tim Nusantara Lampung FC mengundang klub Liga 2 Indonesia yakni Sriwijaya FC, untuk melakoni laga pertandingan persahabatan atau uji coba.

Presiden Klub Nusantara Lampung FC, Arie Nanda Djausal mengatakan, launching kali ini mengundang klub dengan level di atas timnya, sebagai bukti keseriusan untuk menghadapi Liga 3 Indonesia ke depan.

“Kami memperkenalkan skuad pemain, yang sebelumnya sudah diseleksi ketat dan training center yang keras. Untuk komposisi pemain, saat ini sudah ada 26 orang,” kata Arie Nanda Djausal.

Menurutnya, dari komposisi pemain yang resmi dilaunching kali ini, berisi materi sekitar 30 persen pemain lokal asal Lampung. Sementara sisanya berisi dari luar daerah Lampung.

“Kami akan menambah empat lagi, karena sesuai regulasi maksimal 30 pemain lewat seleksi yang ketat. Kami juga ada kemungkinan menarik dari tim lain, tapi nanti kami lihat jika tidak layak, maka akan diseleksi lagi,” ujar Arie Nanda Djausal.

Setelah launching ini, manajemen Nusantara Lampung FC juga akan merutinkan menggelar pertandingan uji coba tiap pekannya, dengan mengundang beberapa lawan yang kelasnya berada di atas mereka.

Ada pun klub yang akan diuji coba seperti Perserang Serang dan Persikota Tangerang. Manajemen Nusantara Lampung FC mengupayakan setiap pekannya menggelar pertandingan uji coba di luar Lampung.

Nusantara Lampung FC memperkenalkan jersey yang akan dipakai di Liga 3, bercirikan berwarna hijau yang dipadu dengan motif tapis khas Lampung.

Jersey warna hijau dipilih, karena dinilai memiliki filosofi yang mengingatkan mereka terhadap klub legendaris sepakbola Lampung yakni PSBL. Warna hujau juga sebelumnya sudah pernah dipakai ketika mereka masih bernama Nusantara United. (***)