Diskominfotik Provinsi Lampung

Pemprov Lampung Raih Predikat Tertinggi Penilaian Opini Pelayanan Publik 2025

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Provinsi Lampung meraih predikat kualitas tertinggi tanpa maladministrasi dalam Penilaian Opini Pelayanan Publik Tahun 2025. Capaian ini menjadikan Lampung sebagai satu-satunya pemerintah provinsi di Indonesia yang masuk kategori kualitas tertinggi.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan tujuan akhir, melainkan standar minimum yang harus terus dijaga melalui percepatan layanan, digitalisasi, inovasi, serta penguatan integritas aparatur.

Komitmen tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Gubernur Lampung Lepas Bank Lampung RUN 2026 di Tugu Adipura

Bandar Lampung, lantera.online – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melepas lebih dari 5.000 peserta pada ajang Bank Lampung RUN 2026 di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (8/2/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-60 Bank Lampung.

Kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus kampanye gaya hidup sehat, serta bentuk apresiasi atas dedikasi Bank Lampung selama enam dekade dalam melayani masyarakat, memperluas akses perbankan hingga pelosok desa, dan mendukung pertumbuhan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.

Pada kesempatan yang sama, Bank Lampung juga menggelar pengundian Tabungan Lokal dengan total hadiah Rp1 miliar sebagai bentuk penghargaan kepada nasabah setia dan upaya mendorong literasi serta inklusi keuangan di Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung dan Pemkot Bandar Lampung Gelar KORVE Serentak di Pesisir

Bandar Lampung, lantera.online — Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung melaksanakan KORVE atau gerakan bersih-bersih serentak di kawasan Teluk Betung Timur hingga Pulau Pasaran, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden serta Instruksi Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2026 dalam upaya membudayakan hidup bersih dan menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan tersebut melibatkan Forkopimda, perangkat daerah, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat. Sinergi lintas unsur ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir yang memiliki peran penting bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Selain aksi bersih-bersih, kegiatan juga dirangkaikan dengan peninjauan sentra pengolahan ikan teri di Pulau Pasaran sebagai upaya mendukung potensi ekonomi pesisir serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Pemprov Lampung Dorong Pengembangan BRT ITERA

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) ITERA sebagai proyek percontohan transportasi publik modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus menekan kemacetan dan emisi di daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan bahwa penguatan angkutan massal merupakan kunci dalam menciptakan sistem transportasi yang efisien dan ramah lingkungan. Hal tersebut disampaikannya dalam forum diskusi bersama akademisi dan pemangku kepentingan di Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

Sebagai tahap awal, rute Mall Boemi Kedaton–ITERA akan diuji coba untuk mendukung aktivitas mahasiswa dan masyarakat sekitar. Uji coba ini diharapkan menjadi model transportasi publik yang inklusif dan dapat direplikasi di wilayah lain sebagai langkah nyata menuju Lampung Maju.

SEKDAPROV LAMPUNG LANTIK PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS DI LINGKUNGAN PEMPROV LAMPUNG

Bandar Lampung, lantera.online – Gubernur Lampung diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang digelar di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Rabu (21/01/2026).

Sebanyak 31 pejabat yang terdiri dari 23 Pejabat Administrator dan 8 Pejabat Pengawas dilantik dan diambil sumpah berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor: 800.1.3.3/205/VI.04/2026 tanggal 20 Januari 2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik serta menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Pelantikan ini bukanlah sekadar seremonial atau formalitas belaka, melainkan merupakan amanah, kepercayaan, dan tanggung jawab besar yang harus saudara-saudara emban dengan penuh integritas, dedikasi, dan loyalitas kepada bangsa, negara, dan masyarakat Provinsi Lampung,” tegas Gubernur Lampung.

Gubernur juga melanjutkan bahwa Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas ini merupakan bagian dari upaya penataan dan penguatan organisasi perangkat daerah guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik.

“Setiap pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan peran strategisnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing jabatan,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan bahwa Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas memiliki peran penting sebagai penghubung antara kebijakan pimpinan dengan pelaksanaan teknis di lapangan.

“Saudara dituntut untuk mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan daerah menjadi program dan kegiatan yang nyata, terukur, serta berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

DEKRANASDA PROVINSI LAMPUNG MATANGKAN PROGRAM KERJA 2026, INACRAFT JADI AGENDA PERTAMA KEIKUTSERTAAN LAMPUNG

Bandar Lampung, lantera.online – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, memimpin Rapat Pembahasan Program Kerja Dekranasda Provinsi Lampung Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Dekranasda Provinsi Lampung, Senin (19/01/2026).

Rapat ini menjadi momentum awal tahun untuk menyelaraskan langkah antara Dekranasda Provinsi dengan Dekranasda Kabupaten/Kota, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pariwisata & Ekraf, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta dinas pendukung lainnya.

Dalam arahannya, Purnama Wulan Sari menekankan bahwa agenda terdekat dan paling bergengsi yang akan diikuti adalah pameran Inacraft 2026 di Jakarta pada 4 – 8 Februari 2026. la menegaskan bahwa keikutsertaan Lampung bukan sekadar rutinitas pameran, melainkan ajang menampilkan jati diri budaya.

“Keikutsertaan kita di Inacraft nanti bukan sekadar menampilkan produk unggulan, baik wastra, kerajinan, maupun kuliner. Ini adalah ajang etalase jati diri kita. Identitas Lampung harus terpancar melalui kekayaan budaya dan kreativitas para perajin kita,” ujar Purnama.

Ketua Dekranasda meminta seluruh pengurus Dekranasda Kabupaten/Kota untuk melakukan proses kurasi yang ketat terhadap produk-produk yang akan dibawa ke tingkat nasional. Hal ini bertujuan agar produk Lampung memiliki daya saing tinggi dan mampu menarik minat pasar internasional.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Hari Kamis Beradat

Bandar Lampung, lantera.online – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Hari Kamis Beradat. Kebijakan ini mewajibkan penggunaan bahasa daerah dan pemakaian batik khas Lampung setiap hari Kamis di lingkungan pemerintahan serta lembaga pendidikan.

Ingub yang ditandatangani pada 30 Desember 2025 ini merupakan langkah strategis pemerintah provinsi dalam melestarikan kebudayaan lokal. Kebijakan ini dinyatakan sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta Tiga Cita Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung untuk memperkuat identitas adat sebagai bagian dari khasanah budaya Nusantara.

Instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari Sekretaris Daerah Provinsi, para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Lampung, hingga Kepala Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal. Selain itu, instruksi ini juga menyasar sektor akademis, yakni para Rektor dan pimpinan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di seluruh Provinsi Lampung.

Dalam diktum kesatu instruksi tersebut, Gubernur meminta implementasi nyata program “Hari Kamis Beradat”. Setiap hari Kamis, bahasa Lampung wajib digunakan sebagai alat komunikasi utama dalam pelayanan publik, interaksi antarpegawai, rapat dinas, hingga sambutan resmi saat jam kerja.

Tidak hanya di kantor pemerintahan, penggunaan bahasa Lampung juga didorong masuk ke ruang-ruang ng-ruang kelas. Lingkungan lembaga pendidikan diminta menggunakan bahasa daerah dalam interaksi proses belajar mengajar guna menanamkan nilai budaya sejak dini.

Selain aspek bahasa, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal juga mengatur ketentuan berpakaian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada diktum kedua, disebutkan bahwa seluruh ASN, baik laki-laki maupun perempuan, diwajibkan mengenakan baju batik khas Lampung pada hari Kamis.

Gubernur menegaskan agar instruksi ini tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan dilaksanakan dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab oleh seluruh pihak terkait. Instruksi Gubernur ini dinyatakan mulai berlaku efektif sejak tanggal ditetapkan.

Pengelolaan Keuangan Daerah Adalah Motor Penggerak Pembangunan Nasional

Bandar Lampung, lantera.online – Gubernur Lampung menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah yang optimal merupakan pondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan mempercepat pembangunan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Achmad Saefulloh, saat memimpin Apel Mingguan di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (12/1/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa keberhasilan pelayanan publik yang efektif dan pembangunan yang berkelanjutan sangat bergantung pada tata kelola keuangan yang sehat. “Pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab sebagai dasar kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” tegasnya.

Arahan Gubernur juga mendorong visi pengelolaan keuangan yang mandiri melalui inovasi peningkatan pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat. Hal ini memerlukan sinergi kuat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan sektor swasta agar pembangunan dapat berjalan merata.

Gubernur Lampung: Pengelolaan Keuangan Daerah Adalah Motor Penggerak Pembangunan Nasional

Bandar Lampung, lantera.online – Gubernur Lampung menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah yang optimal merupakan pondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan mempercepat pembangunan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Pesan tersebut disampaikan dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Achmad Saefulloh, saat memimpin Apel Mingguan di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (12/1/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa keberhasilan pelayanan publik yang efektif dan pembangunan yang berkelanjutan sangat bergantung pada tata kelola keuangan yang sehat. “Pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab sebagai dasar kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” tegasnya.

TEMUI SISWA KRIDA NUSANTARA, WAGUB LAMPUNG TEKANKAN DISIPLIN, NASIONALISME, DAN MELEK TEKNOLOGI

Bandar Lampung, lantera.online – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menerima audiensi dari para siswa Sekolah Menengah Atas Terpadu (SMAT) Krida Nusantara asal pengiriman Provinsi Lampung, bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (08/01/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus memberikan arahan kepada para siswa yang sedang menjalani masa cuti pendidikan untuk tetap menjaga semangat belajar dan membawa nama baik daerah di kancah nasional.

Dalam arahannya, Wagub menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada 12 siswa yang berhasil menempuh pendidikan di SMA Krida Nusantara, Bandung. Menurut Wagub, tidak semua anak memiliki kesempatan dan daya tahan untuk menempuh pendidikan di sekolah yang menerapkan kedisiplinan semi-militer.

“Kalian adalah anak-anak pilihan. Bertahan di sekolah dengan aturan dan kedisiplinan yang ketat itu tidak mudah. Namun, jadikan kedisiplinan itu bukan sekadar menaati aturan, melainkan sebuah kebiasaan (habit) yang akan melekat dan membentuk karakter kalian di masa depan,” ujar Wagub.

Wagub juga menitipkan pesan penting mengenai jiwa nasionalisme dan kepedulian sosial. la menekankan bahwa rasa cinta tanah air tidak muncul secara instan, melainkan harus dipupuk dan ditanamkan dalam hati sejak dini melalui proses belajar di sekolah.

Menghadapi tantangan zaman, Wagub mengingatkan para siswa untuk melek teknologi. Di era transformasi digital, kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar tidak tertinggal.

“Kalian akan menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat. Selain belajar secara akademik, kembangkan juga kemampuan mengendalikan dan memanfaatkan teknologi. Tunjukkan bahwa putra-putri Lampung adalah bibit unggul yang mampu berprestasi dan membanggakan daerah,” tegasnya.

Turut hadir memberikan arahan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico yang menekankan pentingnya persiapan strategis bagi para siswa yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi terkemuka, baik nasional maupun internasional