Bandar Lampung – lantera.online – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, mendorong penguatan tata kelola, peningkatan integritas ASN serta penguatan kerukunan dalam Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) di Aula Pepadun Kanwil Kemenag Lampung
Kegiatan ini dihadiri Kabag TU, para Kepala Bidang, Pembimas serta para Ketua Tim
Dalam arahannya, Zulkarnain meminta seluruh pimpinan unit menyampaikan perkembangan pelaksanaan program dan penggunaan anggaran tahun 2025 secara objekti
Ia mengajak setiap unit melihat kembali capaian, hambatan serta peluang perbaikan sebagai dasar penyusunan langkah-langkah kerja pada tahun 2026 supaya lebih efektif dan tepat sasaran
Zulkarnain juga menyoroti kedisiplinan ASN dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang memuat nilai dasar serta kode perilaku aparatur negara
Ia mengaku masih menemukan ASN yang keluar ruangan tanpa izin atau sulit ditemui ketika dibutuhkan. “Izin dan komunikasi adalah bagian dari amanah jabatan
ASN dan pimpinan harus saling menghargai, Ia juga mengingatkan agar tugas dijalankan dengan jujur, cermat, disiplin dan tanpa penyalahgunaan kewenangan
Ia menegaskan bahwa pelayanan publik tidak cukup hanya dengan kehadiran fisik tetapi harus ditopang juga dengan etika kerja, ketulusan dan kepedulian. Keramahan, sapaan, dan senyum disebutnya sebagai bentuk sedekah yang memperkuat kualitas layanan
Zulkarnain juga mendorong budaya belajar di lingkungan ASN, mulai dari peningkatan kompetensi, melanjutkan pendidikan hingga berbagi ilmu untuk menghindari ketimpangan kemampuan antar rekan kerja
Dalam sambutannya, Zulkarnain mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga marwah Kementerian Agama. Menurutnya, tidak pantas apabila pegawai yang memperoleh rezeki dari instansi justru merusak citra lembaga melalui fitnah atau saling menjatuhkan
Ia membagikan pengalamannya dalam pembenahan tata kelola keuangan di tempat tugas sebelumnya sebagai bagian dari komitmennya pada integritas
Zulkarnain juga menyinggung prinsip keadilan dalam penanganan pelanggaran ASN, Penindakan wajib mengikuti aturan namun tetap mempertimbangkan sisi kemanusiaan karena setiap ASN memiliki keluarga yang turut terdampak
Selama memungkinkan dibina, langkah korektif seperti mutasi atau pembinaan dianggap lebih proporsional daripada hukuman yang menutup peluang perbaikan
Zulkarnain meminta kepada pimpinan untuk lebih peka terhadap pegawai yang sakit atau mengalami kesulitan pribadi
Menjelang tahun politik, Zulkarnain mengingatkan potensi gesekan sosial berbasis isu keagamaan
Ia meminta bagi penyuluh agama, penghulu, serta KUA memperkuat deteksi dini dan memberikan edukasi meredam isu yang berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat
Di akhir acara, Zulkarnain mengajak ASN bekerja profesional, fokus pada tugas serta memperkuat semangat kolaborasi lintas unit
Keberhasilan lembaga tidak ditentukan satu orang tetapi oleh kerja bersama yang baik
Tidak ada superman dalam pemerintahan, yang ada adalah tim yang super,” tegasnya.
