April 2026

Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi dengan UIN Raden Intan Lampung

Bandar Lampung, lantera.online – Eva Dwiana menerima audiensi Rektor UIN Raden Intan Lampung, Wan Jamaluddin Z., di ruang rapat wali kota pada Selasa (31/3/2026).

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, menjadi momentum mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dan institusi pendidikan tinggi.

Dalam suasana Idulfitri, kedua pihak saling menyampaikan ucapan maaf lahir dan batin sekaligus menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan sinergi ke depan. Audiensi ini memperkuat kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan dunia akademik dalam mendukung pembangunan.

Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap kerja sama yang terjalin mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Rektor Wan Jamaluddin Z. menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah kota. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong inovasi serta pembangunan berkelanjutan di Bandar Lampung.

Halalbihalal DPRD Lampung Selatan Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemerintahan Pasca-Idulfitri

Lamsel,lantera.online – DPRD Kabupaten Lampung Selatan menggelar open house dan halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar unsur pemerintahan dan masyarakat.

cara yang berlangsung di rumah dinas Ketua DPRD Lampung Selatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, camat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam suasana penuh kehangatan, para tamu saling bersalaman dan berbincang santai. Tidak sekadar tradisi tahunan, kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi hubungan kerja antar pemangku kepentingan di daerah.

Krtua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh undangan yang hadir.

“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Momentum halalbihalal ini merupakan tradisi yang sarat dengan nilai-nilai silaturahmi,” ujar Erma.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan sinergi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, baik sebagai penyelenggara pemerintahan maupun bagian dari masyarakat.

“Melalui momentum ini, kita berharap dapat memperkuat persamaan, meningkatkan sinergi, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Melalui halalbihalal ini, komunikasi antar unsur pemerintahan di Kabupaten Lampung Selatan diharapkan semakin solid, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

LKPj 2025 Disampaikan, Pemkab Lampung Selatan Catat Realisasi Pendapatan 97 Persen di Tengah Tekanan Ekonomi

Lamsel, lantera.online – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mencatat realisasi pendapatan daerah tahun 2025 sebesar 97,08 persen atau Rp2,36 triliun dari target Rp2,43 triliun. Capaian ini disampaikan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna DPRD, Selasa (31/3/2026).

LKPj disampaikan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar mewakili Bupati Radityo Egi Pratama. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa laporan tersebut merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah, sekaligus gambaran kinerja pembangunan sepanjang 2025.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp2,30 triliun atau 89,82 persen dari pagu Rp2,56 triliun, yang difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. DPRD pun memberikan apresiasi dan akan melanjutkan pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku.

Diduga Mark-up anggaran gajih Guru honorer SMA Negeri 2 kalianda, Kadisdik prov Bungkam’

Lampung Selatan, lantera.onine – Dunia pendidikan kembali diuji, bukan soal mutu, bukan soal kurikulum tetapi soal pengembalian uang.

Guru honorer yang sudah menerima tunjangan sertifikasi kini diminta mengembalikan honor yang bersumber dari Dana BOSD isebut terjadi “double funding”

Kebijakan ini merujuk pada surat edaran Dinas Pendidikan Lampung Selatan Nomor 700/585/ IV.02/2026 tertanggal 9 Februari 2026 tindak lanjut hasil audit ketaatan satuan pendidikan januari – agustus 2026.

Dasarnya adalah peraturan menteri pendidikan dasar dan menengah nomor 8 tahun 2025 khususnya pasal 39 ayat 2 huruf d, yang menyatakan guru penerima tunjangan profesi guru (TPG) tidak lagi dapat dibayarkan honornya dari Dana BOS.

Hal berbeda yang kami temui, berdasarkan hasil pul bahan keterangan(pul baket) dari sumber orang dalam sekolah dan beberapa awak media serta hasil laporan rekapitulasi penggunaan dana BOS di tahun 2024 pada SMA Negri 2 Kalianda yang mana melaporkan realisasi penggunaan dana Bos untuk pembayaran tenaga honorer Rp 429 juta dalam 1tahun.

Seharus nya jika mengacu pada jumlah tenaga guru honorer dan staf yang ada di SMA Negri 2 Kalianda, realisasi jumlah yang dibayarkan hanya Rp 201.600.000 dalam 1tahun kepada 14 tenaga honorer disekolah tersebut.

Diduga kepsek telah melakukan mark-up anggaran demi kepentingan sekelompok maupun pribadi.

Dari selisih pembayaran tersebut, memantik kecurigaan beberapa pihak salah satunya datang dari pengiat LSM Chandra S.sos, Chandra meminta kepada pihak yang berkopeten dalam hal ini aph untuk dapat menindak lanjuti dugaan Mark-up jumlah tenaga guru honorer pada SMAN 2 Kalianda yang notabenenya uang rakyat, agar dapat terciptanya pemerintahan Good governance.

Dihubungi melalui pesan whatsApp Kepsek SMAN 2 Kalianda Herwansyah,S.Pd.M.Pd bungkam, begitupun dengan Kadisdik prov memilih diam saat diminta statement terkait dugaan tersebut'(fj)