2026

Wali Kota Bandar Lampung Tinjau Aliran Sungai dan Drainase di Perumahan Pujangga Alam

Bandar Lampung, lantera.online – Eva Dwiana meninjau langsung aliran sungai dan gorong-gorong di kawasan Perumahan Pujangga Alam, Labuhan Ratu, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, pada Selasa (31/3/2025).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran aliran air sebagai upaya mengantisipasi genangan dan banjir, terutama saat curah hujan meningkat.

Dalam kegiatan tersebut, Eva Dwiana menegaskan pentingnya perawatan rutin serta penanganan cepat terhadap saluran air yang mengalami penyumbatan atau kerusakan. Ia menilai langkah ini sangat krusial guna menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di lingkungan sekitar.

Ke depan, kegiatan peninjauan dan perawatan saluran air akan dilakukan secara rutin dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk satgas banjir. Upaya ini diharapkan mampu meminimalisir potensi banjir serta memastikan seluruh saluran air di Kota Bandar Lampung tetap berfungsi optimal.

Hangatnya Silaturahmi Lebaran, DPRD Lampung Selatan Gelar Open House dan Halalbihalal

Lampung Selatan, lantera.online – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar kegiatan open house dan halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar unsur pemerintahan dan masyarakat.

Acara yang berlangsung di rumah dinas Ketua DPRD Lampung Selatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, camat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam suasana penuh kehangatan, para tamu tampak saling bersalaman dan berbincang santai. Tradisi tahunan ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum penting untuk memperkuat hubungan kerja antar pemangku kepentingan di daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh undangan yang hadir.

“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Momentum halalbihalal ini merupakan tradisi yang sarat dengan nilai-nilai silaturahmi,” ujar Erma.

Ia menegaskan, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan sinergi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, baik sebagai penyelenggara pemerintahan maupun bagian dari masyarakat.

“Melalui momentum ini, kita berharap dapat memperkuat persamaan, meningkatkan sinergi, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Melalui kegiatan halalbihalal ini, komunikasi antar unsur pemerintahan di Kabupaten Lampung Selatan diharapkan semakin solid, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Gandeng BUMN, Bupati Egi Siapkan Pariwisata Lampung Selatan ke Level Nasional, Bidik Multiplier Effect bagi Ekonomi Warga

Diskominfo, Jakarta – lantera.online Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menjajaki kolaborasi strategis dengan Danantara untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan berbasis potensi desa, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan membuka peluang baru di sektor unggulan daerah.

Langkah tersebut ditandai dengan pembahasan lanjutan yang dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama perwakilan Danantara, InJourney, PTPN, serta sejumlah BUMN lainnya, di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan (FSP), Gedung BP BUMN, Jakarta Pusat ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Lampung Selatan dalam menjadikan sektor pariwisata sebagai prioritas pembangunan daerah pada periode 2026-2027.

Bupati Egi menegaskan, pengembangan pariwisata ke depan akan difokuskan pada konsep berkelanjutan berbasis potensi desa, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Kami ingin menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan. Keindahan alam Lampung Selatan adalah potensi besar yang belum sepenuhnya dikenal luas,” ujar Egi.

Ia menjelaskan, posisi geografis Lampung Selatan yang strategis sebagai gerbang Pulau Sumatra menjadi keunggulan tersendiri dalam menarik arus wisatawan, terutama dari Pulau Jawa.

“Lampung Selatan adalah beranda Sumatra. Ini peluang besar untuk mengembangkan pariwisata yang mampu menarik lebih banyak kunjungan,” katanya.

Menurut Egi, kawasan yang direncanakan untuk dikembangkan memiliki kekuatan pada bentang alam, mulai dari garis pantai hingga panorama alami yang berpotensi menjadi daya tarik wisata kelas menengah ke atas.

Segmentasi tersebut dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan, terutama dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar kawasan wisata.

“Kami melihat potensi ini sangat besar. Jika dikelola optimal, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan ekonomi lokal,” jelasnya.

Untuk memperkuat pengembangan tersebut, Pemkab Lampung Selatan juga terus mendorong peningkatan infrastruktur, mulai dari akses jalan menuju destinasi wisata, konektivitas antar kawasan, hingga penguatan layanan digital.

Selain itu, kemudahan investasi menjadi fokus utama melalui penyederhanaan perizinan, digitalisasi layanan publik, serta penciptaan iklim investasi yang transparan dan kondusif.

Sementara itu, Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN, Hambra, menilai potensi kerja sama pengembangan kawasan wisata di Lampung Selatan cukup besar, meski masih membutuhkan kajian lebih mendalam.

“Dari hasil pemaparan, kawasan ini memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Selanjutnya akan dilakukan kajian lebih detail untuk menentukan skema kerja sama yang tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah berikutnya adalah mendorong penyusunan nota kesepahaman (MoU) sebagai landasan awal kolaborasi antar pihak.

Dengan pembahasan lanjutan ini, kolaborasi antara Pemkab Lampung Selatan dan BUMN diharapkan segera terealisasi, sekaligus menghadirkan destinasi wisata baru yang kompetitif dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Rapat Paripurna DPRD Kota Metro Bahas LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2025

Kota Metro, lantera.online – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Metro Tahun Anggaran 2025, Rabu (1/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sidang DPRD Kota Metro dan dihadiri oleh unsur pimpinan dan anggota dewan, jajaran pemerintah daerah, serta tamu undangan.

Rapat paripurna ini merupakan agenda penting dalam siklus pemerintahan daerah sebagai bentuk akuntabilitas kepala daerah kepada DPRD. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Metro menyampaikan berbagai capaian kinerja selama tahun anggaran 2025, meliputi sektor pembangunan, pelayanan publik, serta pengelolaan keuangan daerah.

Selain memaparkan capaian, laporan tersebut juga memuat berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program kerja. DPRD Kota Metro selanjutnya akan melakukan pembahasan secara lebih mendalam terhadap LKPJ tersebut melalui panitia khusus (pansus) guna memberikan rekomendasi strategis bagi perbaikan kinerja pemerintah daerah ke depan.

Melalui rapat ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Metro. DPRD juga menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi pengawasan secara optimal demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Pemprov Lampung Serahkan LKPD 2025 Lebih Cepat, Optimistis Raih WTP ke-12

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Provinsi Lampung kembali menunjukkan komitmennya terhadap tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel dengan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) lebih cepat dari batas waktu yang ditentukan.

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung turut hadir didampingi Kepala Bidang Akuntansi, Kepala Sub Bidang Akuntansi dan Pelaporan, serta jajaran terkait.

Penyerahan LKPD unaudited ini dilakukan satu hari lebih awal dari tenggat waktu 31 Maret 2026, sebagai bentuk komitmen terhadap ketepatan waktu dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa penyampaian laporan keuangan merupakan wujud pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat.

Ia menekankan bahwa pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan secara terbuka, transparan, dan berintegritas demi menjaga kepercayaan publik.

Dengan capaian 11 kali berturut-turut meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta tingkat tindak lanjut rekomendasi mencapai 79,84 persen, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis dapat kembali mempertahankan prestasi tersebut dengan meraih WTP ke-12. Ke depan, Pemprov Lampung berkomitmen terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan yang transparan, kooperatif, dan berkelanjutan demi mewujudkan prinsip pengelolaan keuangan “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”.

Pemkot Bandar Lampung Perkuat Sinergi dengan UIN Raden Intan Lampung

Bandar Lampung, lantera.online – Eva Dwiana menerima audiensi Rektor UIN Raden Intan Lampung, Wan Jamaluddin Z., di ruang rapat wali kota pada Selasa (31/3/2026).

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, menjadi momentum mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dan institusi pendidikan tinggi.

Dalam suasana Idulfitri, kedua pihak saling menyampaikan ucapan maaf lahir dan batin sekaligus menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan sinergi ke depan. Audiensi ini memperkuat kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan dunia akademik dalam mendukung pembangunan.

Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah, khususnya pada bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap kerja sama yang terjalin mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Rektor Wan Jamaluddin Z. menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah kota. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong inovasi serta pembangunan berkelanjutan di Bandar Lampung.

Halalbihalal DPRD Lampung Selatan Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemerintahan Pasca-Idulfitri

Lamsel,lantera.online – DPRD Kabupaten Lampung Selatan menggelar open house dan halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar unsur pemerintahan dan masyarakat.

cara yang berlangsung di rumah dinas Ketua DPRD Lampung Selatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, camat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam suasana penuh kehangatan, para tamu saling bersalaman dan berbincang santai. Tidak sekadar tradisi tahunan, kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi hubungan kerja antar pemangku kepentingan di daerah.

Krtua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh undangan yang hadir.

“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Momentum halalbihalal ini merupakan tradisi yang sarat dengan nilai-nilai silaturahmi,” ujar Erma.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan sinergi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, baik sebagai penyelenggara pemerintahan maupun bagian dari masyarakat.

“Melalui momentum ini, kita berharap dapat memperkuat persamaan, meningkatkan sinergi, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Melalui halalbihalal ini, komunikasi antar unsur pemerintahan di Kabupaten Lampung Selatan diharapkan semakin solid, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

LKPj 2025 Disampaikan, Pemkab Lampung Selatan Catat Realisasi Pendapatan 97 Persen di Tengah Tekanan Ekonomi

Lamsel, lantera.online – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mencatat realisasi pendapatan daerah tahun 2025 sebesar 97,08 persen atau Rp2,36 triliun dari target Rp2,43 triliun. Capaian ini disampaikan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna DPRD, Selasa (31/3/2026).

LKPj disampaikan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar mewakili Bupati Radityo Egi Pratama. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa laporan tersebut merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah, sekaligus gambaran kinerja pembangunan sepanjang 2025.

Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp2,30 triliun atau 89,82 persen dari pagu Rp2,56 triliun, yang difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. DPRD pun memberikan apresiasi dan akan melanjutkan pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku.

Diduga Mark-up anggaran gajih Guru honorer SMA Negeri 2 kalianda, Kadisdik prov Bungkam’

Lampung Selatan, lantera.onine – Dunia pendidikan kembali diuji, bukan soal mutu, bukan soal kurikulum tetapi soal pengembalian uang.

Guru honorer yang sudah menerima tunjangan sertifikasi kini diminta mengembalikan honor yang bersumber dari Dana BOSD isebut terjadi “double funding”

Kebijakan ini merujuk pada surat edaran Dinas Pendidikan Lampung Selatan Nomor 700/585/ IV.02/2026 tertanggal 9 Februari 2026 tindak lanjut hasil audit ketaatan satuan pendidikan januari – agustus 2026.

Dasarnya adalah peraturan menteri pendidikan dasar dan menengah nomor 8 tahun 2025 khususnya pasal 39 ayat 2 huruf d, yang menyatakan guru penerima tunjangan profesi guru (TPG) tidak lagi dapat dibayarkan honornya dari Dana BOS.

Hal berbeda yang kami temui, berdasarkan hasil pul bahan keterangan(pul baket) dari sumber orang dalam sekolah dan beberapa awak media serta hasil laporan rekapitulasi penggunaan dana BOS di tahun 2024 pada SMA Negri 2 Kalianda yang mana melaporkan realisasi penggunaan dana Bos untuk pembayaran tenaga honorer Rp 429 juta dalam 1tahun.

Seharus nya jika mengacu pada jumlah tenaga guru honorer dan staf yang ada di SMA Negri 2 Kalianda, realisasi jumlah yang dibayarkan hanya Rp 201.600.000 dalam 1tahun kepada 14 tenaga honorer disekolah tersebut.

Diduga kepsek telah melakukan mark-up anggaran demi kepentingan sekelompok maupun pribadi.

Dari selisih pembayaran tersebut, memantik kecurigaan beberapa pihak salah satunya datang dari pengiat LSM Chandra S.sos, Chandra meminta kepada pihak yang berkopeten dalam hal ini aph untuk dapat menindak lanjuti dugaan Mark-up jumlah tenaga guru honorer pada SMAN 2 Kalianda yang notabenenya uang rakyat, agar dapat terciptanya pemerintahan Good governance.

Dihubungi melalui pesan whatsApp Kepsek SMAN 2 Kalianda Herwansyah,S.Pd.M.Pd bungkam, begitupun dengan Kadisdik prov memilih diam saat diminta statement terkait dugaan tersebut'(fj)

Pemkot Bandar Lampung dan Kejari Teken Perjanjian Kerja Sama Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Kota Bandar Lampung menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Bandar Lampung di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Senin (30/3/2026). Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang taat hukum.

Kerja sama ini bertujuan mendukung program prioritas nasional, khususnya dalam penguatan reformasi hukum dan birokrasi serta pencegahan korupsi dan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, kolaborasi ini juga mencakup pengamanan aset daerah dan optimalisasi pendapatan daerah.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung atas terjalinnya kerja sama ini. Sinergi yang dibangun diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Melalui kerja sama ini, diharapkan hubungan antar lembaga semakin solid dan mampu mendorong pembangunan yang lebih efektif. Pemerintah Kota Bandar Lampung optimistis pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik, transparan, dan akuntabel.