April 2026

Pemkot Bandar Lampung Peringati Hari Kartini 2026

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar upacara peringatan Hari Kartini yang dipimpin oleh Wali Kota Eva Dwiana di lingkungan Pemkot Bandar Lampung, Selasa (21/04/2026).

Dalam upacara tersebut, Wali Kota membacakan pidato Selvi Gibran Rakabuming yang menekankan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini tetap relevan sebagai fondasi moral perempuan Indonesia di era modern.

Wali Kota juga mengajak seluruh perempuan untuk terus menghidupkan semangat emansipasi serta berperan aktif dalam pembangunan. Ia menegaskan bahwa pendidikan menjadi kunci utama dalam pemberdayaan perempuan dan kemajuan bangsa.

Peringatan Hari Kartini turut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang diikuti para pegawai. Momentum ini menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mendorong peran perempuan sebagai pilar penting dalam pembangunan dan pelayanan publik.

Wali Kota Berikan Pengarahan kepada Kepala Sekolah se-Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Eva Dwiana memberikan pengarahan kepada seluruh kepala TK, SD, dan SMP se-Kota Bandar Lampung di Aula Mufakat Jejamo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (20/04/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas pendidikan. Wali Kota menekankan peran penting kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, inovatif, dan berorientasi pada prestasi siswa.

Selain itu, kepala sekolah diharapkan terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat guna mendukung kemajuan dunia pendidikan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.

DPMDT Lampung Hadiri Rakor Evaluasi Satu Tahun Program Makan Bergizi Gratis

Bandar Lampung, lantera.online – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDT) Provinsi Lampung bersama Kepala Bidang P3MD dan PSM menghadiri Rapat Koordinasi bertajuk “Satu Tahun Perjalanan Makan Bergizi Gratis dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat” yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI secara hybrid, Kamis (11/4/2026).

Rapat koordinasi tersebut dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. H.C. Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan ke depan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Rakor ini menjadi forum strategis untuk merefleksikan capaian, mengidentifikasi tantangan, serta menilai dampak sektoral dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun implementasi. Selain itu, forum ini juga membahas arah penguatan kebijakan guna memastikan efektivitas dan keberlanjutan program di masa mendatang.

Dalam paparannya, disampaikan bahwa Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi bagi peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, tetapi juga memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap berbagai sektor, seperti pertanian, peternakan, fiskal daerah, hingga tata kelola pemerintahan daerah.

Lebih lanjut, program ini dinilai sebagai instrumen kebijakan yang mampu mengintegrasikan berbagai agenda strategis, mulai dari pengentasan kemiskinan, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas pendidikan, hingga menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Ke depan, pelaksanaan Program MBG diharapkan dapat terus dilanjutkan dan dioptimalkan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi, koordinasi, dan kerja sama lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam meningkatkan keberhasilan program yang produktif dan berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui DPMDT menyatakan komitmennya untuk terus mendukung implementasi program tersebut di daerah, serta mendorong peningkatan kualitas pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.

Hadapi Ancaman Kekeringan Ekstrem 2026, Bupati Egi Ikut Rakornas Kementan RI

Jakarta, lantera.online – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI), Senin (20/4/2026).

Rakornas yang berlangsung di Auditorium Gedung F Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, ini menjadi forum strategis dalam merespons potensi kekeringan ekstrem yang diprediksi terjadi pada 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dan diikuti sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi, khususnya wilayah dengan kerentanan tinggi terhadap kekeringan lahan pertanian.

Dalam forum tersebut, pemerintah pusat bersama daerah membahas langkah konkret mitigasi menghadapi dampak perubahan iklim, termasuk menjaga stabilitas produksi pangan nasional di tengah ancaman cuaca ekstrem.

Bupati Egi menyampaikan bahwa kehadirannya dalam Rakornas tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk aktif mengambil langkah antisipatif.

“Hari ini saya menghadiri rapat koordinasi nasional yang membahas langkah-langkah mitigasi kekeringan lahan pertanian bersama pemerintah pusat dan sejumlah kepala daerah di Kementerian Pertanian,” ujar Egi.

Ia berharap Rakornas ini mampu menghasilkan kebijakan yang cepat, tepat, dan terukur dalam menghadapi potensi kekeringan ekstrem, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.

Rakornas ini juga menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah lintas sektor guna memastikan sektor pertanian tetap tangguh di tengah tekanan iklim global yang kian tidak menentu.

Pemkot Bandar Lampung dan Kodim 0410 Kolaborasi Percepat Normalisasi Sungai

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Kodim 0410 melakukan kolaborasi percepatan normalisasi sungai di sejumlah wilayah guna mengurangi risiko banjir. Kegiatan ini melibatkan Satgas yang terdiri dari BPBD, DLH, Pol PP, Dinas PU, kecamatan, kelurahan, serta TNI.

Normalisasi sungai telah dilakukan sejak Sabtu (18/4) pagi dengan fokus pada pembersihan dan penataan aliran sungai. Wali Kota Eva Dwiana turut meninjau langsung kegiatan tersebut sebagai upaya memastikan masyarakat terhindar dari luapan air saat hujan deras.

Selain itu, Wali Kota menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh Satgas dalam menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja, meskipun dalam kondisi cuaca normal.

Upaya percepatan normalisasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah kota dalam memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan banjir, termasuk pembersihan sedimentasi tebal di sungai dan gorong-gorong yang menjadi prioritas utama.

Wali Kota Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung, lantera.online –Wali Kota Eva Dwiana menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung yang digelar di Gedung DPRD Kota Bandar Lampung, Jumat (17/4/2026).

Rapat tersebut membahas dua agenda utama, yakni penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD Tahun 2027 oleh pimpinan DPRD serta laporan Panitia Khusus (Pansus).

Selain itu, rapat juga menetapkan keputusan terkait Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) dari BPK RI sebagai bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan DPRD serta menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang dihasilkan, guna mendorong pembangunan daerah yang lebih transparan dan berkelanjutan.

Anggota DPRD Lamsel Perkuat Ideologi Pancasila di Desa Ruguk, Soroti Tantangan Globalisasi

Lampung Selatan, lantera.online –Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Yudi Suprayoga, menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Jumat, 17 April 2026. Kegiatan ini menyoroti pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi.

Puluhan warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan yang digelar di halaman rumah salah satu warga. Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh pemuda, ibu rumah tangga, hingga tokoh masyarakat setempat yang aktif berpartisipasi dalam diskusi.

Dalam pemaparannya, Yudi menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar hafalan semata. Ia mengingatkan bahwa nilai persatuan dan kerukunan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat.
“Pancasila bukan hanya untuk diingat, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga persatuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan serius yang dihadapi masyarakat saat ini, khususnya generasi muda, akibat pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang berpotensi mengikis nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, kegiatan IPWK menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap jati diri bangsa sekaligus menangkal masuknya paham-paham yang dapat mengancam persatuan.

Kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif antara warga dan narasumber. Sejumlah peserta memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan aspirasi serta membahas persoalan sosial yang berkembang di lingkungan mereka.

Melalui kegiatan ini, DPRD Lampung Selatan berupaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menanamkan kembali semangat gotong royong dan nasionalisme di tingkat desa.

Penguatan ideologi di akar rumput dinilai menjadi langkah penting agar masyarakat tetap solid dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di masa depan.

Wali Kota Bandar Lampung Terima Audiensi Kementerian Haji dan Umroh, Perkuat Sinergi Pelayanan Jamaah

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menerima audiensi Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kota Bandar Lampung, Musal Badri Kesuma, beserta jajaran di ruang rapat Wali Kota, Jumat (17/04/2026).

Audiensi tersebut bertujuan mempererat sinergi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan Kementerian Haji dan Umroh dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umroh.

Dalam pertemuan dibahas berbagai hal terkait koordinasi dan dukungan pemerintah daerah terhadap program-program Kementerian Haji dan Umroh, termasuk peningkatan kualitas pelayanan jamaah, pembinaan, serta kesiapan fasilitas pendukung.

Melalui audiensi ini diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan instansi terkait, sehingga pelayanan kepada masyarakat Kota Bandar Lampung dapat semakin optimal dan berkualitas.

Pemkot Bandar Lampung Siap Dukung PON, Rencanakan Pembangunan Sport Center

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menerima audiensi jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia yang dipimpin Suwarno bersama Taufik Hidayat di ruang rapat Wali Kota, Jumat (17/04/2026).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan infrastruktur olahraga di Bandar Lampung dalam mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional. Dari hasil peninjauan, masih terdapat sejumlah kekurangan fasilitas yang perlu dibenahi agar memenuhi standar event nasional.

Pemkot Bandar Lampung menyatakan siap mendukung dengan merencanakan pembangunan sport center seluas ±5 hektare lengkap dengan berbagai fasilitas olahraga, serta stadion berkapasitas sekitar 20 ribu penonton.

Pembangunan direncanakan berlangsung pada 2027–2029 dengan target pemanfaatan 2030, sekaligus mendukung PON 2032. Selain itu, perbaikan venue yang sudah ada juga akan dilakukan guna meningkatkan kualitas sarana olahraga.

DPRD Lampung Selatan Berembuk Penggabungan 9 Desa Jati Agung ke Bandar Lampung

Lampung Selatan, lantera.online – DPRD Lampung Selatan berembuk soal penggabungan sembilan desa di Jati Agung ke Kota Bandar Lampung.

Kabar penggabungan sembilan desa Kecamatan Jati Agung ke Bandar Lampung sudah mencuat ke publik meskipun baru sebatas wacana.

DPRD Lampung Selatan menyikapi kabar itu dengan berembuk dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Kamis (16/4/2026) di ruang Badan Anggaran.

Ketua Komisi I DPRD Lampung Selatan Edi Waluyo memimpin RDP yang dihadiri mulai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Hukum, hingga Camat Jati Agung.

Camat turut menghadirkan kepala desa dari 9 desa yang mengusulkan penggabungan. Yakni Desa Gedung Harapan, Margo Mulyo, Margo Dadi, Margo Rejo, Gedung Agung, Banjar Agung, Purwotani, Sinar Rejeki, dan Sumber Jaya.

Dalam pembahasan itu, Komisi I menekankan pentingnya kejelasan rencana penggabungan 9 desa Jati Agung ke Bandar Lampung. Termasuk dasar hukum yang melandasi, potensi dampak sosial, administratif, dan ekonomi.

Wakil Ketua Komisi I Jenggis Khan Haikal secara tegas mengingatkan agar proses pengambilan keputusan dilakukan secara terbuka dan melibatkan masyarakat luas. “Jika sembilan desa sudah ada kesepakatan, perlu disampaikan secara terbuka kepada semua pihak,” ujarnya.

Ia juga mendorong pembentukan panitia khusus (pansus) lintas wilayah yang melibatkan DPRD Provinsi Lampung, DPRD Lampung Selatan, dan DPRD Kota Bandar Lampung. Agar bisa membahas rencana itu secara komprehensif.

“Jika perlu harus ada panitia khusus agar persoalan ini menjadi jelas dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari,” ucap politisi Partai Demokrat tersebut.

Dalam forum RDP terungkap bahwa tidak semua warga mendukung rencana penggabungan tersebut.

Sejumlah perwakilan masyarakat meminta pemerintah daerah tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

Sebab masih perlu dilakukan sosialisasi menyeluruh agar warga memahami konsekuensi jangka panjang. Baik dari sisi administrasi maupun dampak ekonomi.

“Kami butuh penjelasan yang gamblang, baik dari sisi administrasi maupun dampak ke depannya jika rencana ini terlaksana,” ungkap salah satu perwakilan warga.

Komisi I DPRD Lampung Selatan menyatakan komitmennya untuk mengawal proses tersebut agar berjalan sesuai prosedur dan tetap mengedepankan aspirasi masyarakat.