April 2026

Wali Kota Bandar Lampung Jenguk Pegawai BPBD Korban Kecelakaan Kerja, Berikan Bantuan

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menjenguk Aulia Ahmad Akbar, pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung yang mengalami kecelakaan kerja saat menjalankan tugas evakuasi bencana di wilayah Gang Onta, Kecamatan Kedaton.

Dalam kunjungannya di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung, Kamis (16/04/2026), Wali Kota menyampaikan apresiasi atas dedikasi korban serta memberikan bantuan berupa uang tunai Rp15 juta dan umroh. Ia juga mendoakan agar korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas.

Kecelakaan terjadi saat korban beristirahat usai bekerja, diduga dalam kondisi lelah dan kurang fokus ketika membersihkan mesin pompa penyedot air yang masih menyala. Akibatnya, tangan korban tersedot ke dalam mesin hingga menyebabkan tiga jarinya putus.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif dan membutuhkan penanganan medis lanjutan serta pemulihan pascaoperasi. Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan melindungi para petugas yang bertugas di lapangan.

RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN PENANGGULANGAN TBC (TOS TB) Tindak Lanjut Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) melalui program Temukan Obati Sampai Sembuh (TOS TB) sebagai tindak lanjut kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI, Kamis (16/04/2026). Rapat tersebut digelar di Ruang Rapat Wali Kota Bandar Lampung.

Dalam arahannya, Eva Dwiana menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat eliminasi TBC. Pemerintah Kota Bandar Lampung terus mendorong penemuan kasus secara aktif, pengobatan hingga tuntas, serta penguatan peran puskesmas, rumah sakit, dan kader kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung menyampaikan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan langkah strategis, termasuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait deteksi dini serta pentingnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan hingga sembuh.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen penuh mendukung program nasional eliminasi TBC dengan melibatkan seluruh OPD, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Diharapkan upaya ini berjalan efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan sehingga target eliminasi TBC dapat tercapai.

Wali Kota Tinjau Perbaikan Talud dan Salurkan Bantuan Pasca Banjir

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau perbaikan talud pasca banjir di Jalan Pajarajaran Gang Sekitu, Kelurahan Jagabaya 1 dan 2, Kecamatan Way Halim, Rabu (15/4/2026), sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur.

Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana juga menyalurkan bantuan kepada ratusan warga terdampak banjir. Bantuan berupa uang kebersihan sebesar Rp500.000 per keluarga serta beras 10 kilogram diberikan untuk meringankan beban masyarakat.

Wali Kota menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada warga yang terdampak bencana, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap sabar dan kuat dalam menghadapi kondisi pascabencana.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus mempercepat penanganan pascabencana, termasuk perbaikan talud, normalisasi saluran air, dan penyaluran bantuan, agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.

Bandar Lampung Jadi Pilot Project Nasional Eliminasi TBC

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, dan Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus, di Aula Gedung Semergou, Selasa (14/04/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kota Bandar Lampung diproyeksikan sebagai pilot project percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) tingkat nasional. Program ini difokuskan pada sinkronisasi kebijakan pusat, termasuk Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta penguatan layanan kesehatan primer melalui pendekatan lintas sektor.

Wamendagri Akhmad Wiyagus mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota Bandar Lampung yang dinilai unggul dalam penguasaan data teknis dan pemberdayaan kader. Sementara itu, Wali Kota Eva Dwiana menyatakan kesiapan daerah dengan dukungan 31 puskesmas dan 51 pustu yang tersebar di 20 kecamatan.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa kesehatan merupakan kunci produktivitas masyarakat. Ia menyebut capaian SPM kesehatan Lampung mencapai 131 persen pada 2025 serta menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghapus stigma dan memperbaiki sanitasi guna memutus rantai penularan TBC.

Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Program Penanggulangan TB di Bandar Lampung


Bandar Lampung, lantera.online – Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus, melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Way Halim pada Selasa (14/4/2026). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung pelaksanaan program kesehatan, khususnya penanggulangan Tuberkulosis (TB) di Kota Bandar Lampung.

Kedatangan rombongan disambut oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, bersama jajaran Pemkot Bandar Lampung serta Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, beserta jajaran Pemprov Lampung. Kunjungan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus menekankan pentingnya deteksi dini TB, baik bagi pasien maupun keluarga dan lingkungan sekitarnya. Ia mengimbau agar masyarakat melakukan pemeriksaan paru sejak dini, mengingat gejala TB sering kali tidak langsung terlihat pada tahap awal.

Selain itu, Wamenkes menyampaikan bahwa TB dapat disembuhkan secara total dengan pengobatan yang tepat dan teratur. Ia juga menegaskan bahwa layanan pengobatan TB tersedia gratis di puskesmas, sehingga masyarakat diharapkan tidak ragu untuk memeriksakan diri dan menjalani pengobatan hingga tuntas.

Ketua DPRD Lampung Selatan Ikuti Retreat Nasional di Akmil Magelang

Lampung Selatan, lantera.online – Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, menghadiri kegiatan retreat nasional pimpinan DPRD kabupaten se-Indonesia yang berlangsung di Akademi Militer, Magelang, pada 14 April 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda strategis nasional yang diinisiasi pemerintah pusat melalui undangan Presiden Republik Indonesia, dalam rangka memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah serta menyatukan arah kebijakan pembangunan antara pusat dan daerah.

Retreat ini juga terintegrasi dalam program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Tahun Anggaran 2026 sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. Selain itu, pelaksanaan kegiatan mengacu pada AD/ART Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia serta hasil rapat pimpinan organisasi pada Maret 2026 di Jakarta.

Dalam keterangannya, Erma Yusneli menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para pimpinan DPRD untuk memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus meningkatkan kualitas kepemimpinan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

“Retreat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi ruang pembelajaran bersama dalam menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan arah kebijakan nasional,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan, terutama dalam mendorong peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan didukung oleh panitia nasional yang dibentuk melalui Surat Keputusan ADKASI guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan optimal, tertib, dan sesuai tujuan.

Selama retreat berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan berbagai materi strategis, mulai dari penguatan kepemimpinan, tata kelola pemerintahan yang akuntabel, hingga isu-isu aktual pembangunan nasional.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin daerah yang adaptif, berintegritas, serta mampu menjawab dinamika pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045.

 

Pemkot Bandar Lampung Sambut Kunjungan Wamenkes RI

Bandar Lampung, lantera.online – Eva Dwiana menyambut kedatangan Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus di Bandara Radin Inten II pada Selasa (14/04/2026). Penyambutan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja pemerintah pusat dalam rangka memperkuat sinergi pembangunan sektor kesehatan di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan layanan kesehatan di Kota Bandar Lampung. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas, tenaga medis, serta program kesehatan masyarakat guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Turut mendampingi Wali Kota dalam penyambutan tersebut, Sekretaris Daerah, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, serta Kepala Dinas Kesehatan. Kunjungan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung.

Kolaborasi PGN dan BUMD, Lampung Selatan Perkuat Ketahanan Energi Daerah

Lamsel, lantera.online – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat langkah menuju kemandirian energi daerah melalui kolaborasi strategis dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Sinergi ini difokuskan pada pengembangan infrastruktur energi berbasis gas bersama BUMD, Perseroda Lampung Selatan Maju.

Upaya tersebut ditandai dengan audiensi antara Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dan Direktur Komersial PGN, Aldiandsyah Idham, di Kantor PGN Area Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Egi menegaskan pentingnya kolaborasi antara PGN dan Perseroda Lampung Selatan Maju sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan energi daerah sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

“Hari ini kami mendorong kolaborasi strategis bersama PGN untuk mempercepat pengembangan energi di Lampung Selatan. Ini menjadi langkah awal membuka pasar gas baru di jantung koridor Sumatra melalui pembangunan Mother Station CNG,” ujar Egi.

Ia menjelaskan, Lampung memiliki posisi strategis dalam jaringan distribusi energi nasional. PGN sendiri telah memiliki sejumlah infrastruktur penting di wilayah tersebut, seperti fasilitas Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Lampung serta jaringan pipa distribusi yang melintasi koridor utama Sumatra.

Potensi tersebut, lanjut Egi, perlu dioptimalkan agar memberikan nilai tambah bagi daerah dan mendukung ketersediaan energi yang berkelanjutan.

Melalui kemitraan ini, skema kerja sama dirancang saling menguntungkan. PGN akan berperan sebagai pemasok utama gas, sementara pembangunan dan pengelolaan infrastruktur pendukung dapat melibatkan Perseroda Lampung Selatan Maju sebagai BUMD daerah.

“Ini bukan hanya soal energi, tetapi juga langkah nyata menuju kemandirian daerah sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat,” tambahnya.

Pengembangan Mother Station Compressed Natural Gas (CNG) tersebut diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan energi berbagai sektor, mulai dari industri, agribisnis, hingga sektor komersial, transportasi, dan UMKM yang membutuhkan energi lebih efisien dan ramah lingkungan.

Melalui kolaborasi ini, Pemkab Lampung Selatan berharap pemanfaatan energi gas dapat semakin optimal serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Plt. Kepala BPKAD Lampung Hadiri Musrenbang Provinsi Lampung 2026 Lampung

Bandar Lampung, lantera.online – Plt. Kepala BPKAD Provinsi Lampung menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Balai Keratun pada Senin (13/4/2026) ini dibuka oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan dihadiri jajaran Forkopimda serta perangkat daerah.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian sebagai pilar utama ekonomi daerah, meskipun masih menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga dan distribusi. Kebijakan pemerintah pusat serta perbaikan harga komoditas dan ketersediaan pupuk dinilai mulai memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong berbagai program lanjutan, seperti pengembangan pupuk organik, penyediaan fasilitas pengering (dryer), serta pelatihan vokasi untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan kualitas sumber daya manusia.

Melalui upaya tersebut, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, penurunan angka kemiskinan, serta penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan. Musrenbang ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.