Mei 2026

Wali Kota Bandar Lampung Serahkan 31 Mobil Operasional untuk Puskesmas

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyerahkan 31 unit mobil operasional kepada seluruh kepala Puskesmas se-Kota Bandar Lampung. Penyerahan dilakukan secara simbolis di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Jumat (8/5/2026), dan disaksikan jajaran kepala OPD Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Kendaraan operasional tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Mobil operasional ini diharapkan dapat menunjang mobilitas tenaga kesehatan dalam menjalankan tugas pelayanan.

Selain digunakan untuk pelayanan kesehatan keliling, kendaraan tersebut juga akan dimanfaatkan untuk mendukung percepatan penanganan darurat di berbagai wilayah Kota Bandar Lampung. Dengan adanya fasilitas ini, pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas diharapkan menjadi lebih efektif dan responsif.

Hj. Eva Dwiana mengatakan bahwa penguatan sarana dan prasarana kesehatan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya memenuhi kebutuhan fasilitas penunjang kesehatan secara bertahap.

Melalui penyerahan kendaraan operasional ini, seluruh Puskesmas di Kota Bandar Lampung diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, merata, dan mudah dijangkau masyarakat hingga ke seluruh wilayah kota.

Kunjungi SMA Kebangsaan, Menko Pangan Zulkifli Hasan Tekankan Mental Berani dan Disiplin bagi Generasi Muda

Lamsel, lantera.online – Kunjungan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, ke SMA Kebangsaan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (8/5/2026), menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat dan rasa percaya diri para pelajar dalam menghadapi masa depan.

Dalam agenda Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kebijakan pangan, serta lingkungan tersebut, Zulkifli Hasan menekankan pentingnya keberanian dan kedisiplinan sebagai modal utama meraih kesuksesan.

Kunjungan kerja itu turut didampingi Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, Sekretaris Daerah Kabupaten, Supriyanto, beserta jajaran pejabat daerah terkait.

Di hadapan ratusan siswa SMA Kebangsaan, Zulkifli Hasan mengajak para pelajar untuk berani menghadapi tantangan zaman dan terus mengembangkan kemampuan diri demi meraih cita-cita.

Menurutnya, generasi muda harus memiliki mental tangguh dan tidak takut mengambil langkah besar dalam kehidupan.

“Syarat maju harus berani. Kalau tidak berani, pulang kampung lagi. Selain itu juga harus memiliki kedisiplinan yang tinggi, karena untuk menjadi orang sukses tantangannya sangat banyak,” ujar Zulkifli Hasan disambut antusias para siswa.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Tak hanya memberikan motivasi, Menko Pangan RI juga membagikan hadiah berupa tablet dan tumbler kepada siswa yang berani maju dan mampu menjawab pertanyaan yang diberikan.

Salah satu siswa SMA Kebangsaan asal Sidomulyo, Gabriell, berhasil mendapatkan hadiah tablet setelah mampu menjawab pertanyaan dari Zulkifli Hasan dengan baik.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan dan generasi muda di Lampung Selatan.

Menurut Egi, kehadiran Menko Pangan RI memberikan dorongan moral yang besar bagi para pelajar untuk terus semangat belajar dan percaya diri dalam mengejar mimpi.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membangun semangat dan rasa percaya diri anak-anak untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, serta berani menghadapi tantangan demi meraih cita-cita mereka,” kata Egi.

Kunjungan tersebut disambut antusias oleh para siswa. Mereka mengaku senang dan bangga dapat berinteraksi langsung dengan Menko Pangan RI bersama Bupati Lampung Selatan dan jajaran pemerintah daerah.

Pemprov Lampung Percepat Program Dorong Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat.

Bandar Lampung, lantera.online – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mendukung investasi sektor properti dan perumahan pada Gala Dinner HUT ke-54 Realestat Indonesia (REI) di Graha Wangsa, Kamis malam (7/5/2026). Gubernur menyebut pertumbuhan ekonomi Lampung mencapai 5,58 persen, tertinggi dalam 10 tahun terakhir dan menempatkan Lampung sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi kedua tertinggi di Sumatera.

Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menilai capaian tersebut didorong leadership daerah dan strategi hilirisasi sektor pertanian. “Pertama kali dalam sepuluh tahun terakhir Lampung bisa menembus pertumbuhan yang relatif tinggi,” ujarnya. Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait turut mengapresiasi capaian ekonomi Lampung yang dinilai berdampak positif terhadap sektor perumahan.

Sebagai bentuk dukungan, Menteri PKP menambah kuota bantuan bedah rumah di Lampung dari 9.500 menjadi 11 ribu unit. Pemerintah Provinsi Lampung juga memastikan kemudahan investasi bagi para pengembang untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi, pengembangan kawasan perumahan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemprov Lampung dan Pemerintah Pusat Perkuat Kolaborasi.

Lampung Selatan, lantera.online – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri kegiatan penanaman sejuta pohon serta peresmian tugu dan prasasti di Taman Kehati, Kawasan Kotabaru, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-54 Realestat Indonesia (REI).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PKP mengapresiasi sinergi Pemprov Lampung dalam mendukung Program 3 Juta Rumah. Program bedah rumah di Lampung juga meningkat signifikan dari 3.000 menjadi 10.000 rumah atas arahan Presiden Prabowo Subianto. “Saya yakin sektor perumahan akan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Lampung,” ujar Maruarar.

Selain penguatan sektor perumahan, kegiatan ini juga menegaskan komitmen pelestarian lingkungan melalui pengembangan Taman Kehati seluas hampir 25 hektare yang telah ditanami sekitar 13 ribu pohon dari lebih 120 spesies tanaman lokal. Kawasan ini diharapkan menjadi pusat konservasi, pendidikan, dan wisata lingkungan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Wali Kota Bandar Lampung Terima Audiensi Forum DAS Bahas Penanganan Banjir

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menerima audiensi Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Provinsi Lampung terkait strategi dan skenario penanganan banjir berbasis DAS di Kota Bandar Lampung, Rabu (6/5/2025), di Ruang Rapat Wali Kota.

Pertemuan tersebut menjadi ruang diskusi dan koordinasi bersama dalam merumuskan langkah penanganan banjir yang berkelanjutan melalui pengelolaan daerah aliran sungai secara terintegrasi.

Audiensi dihadiri Ketua Forum DAS Provinsi Lampung, Slamet Budi Yuwono, bersama jajaran terkait, di antaranya Dinas Kehutanan, BPDAS WSS, BMKG, dan tim Forum DAS. Dalam kesempatan itu, Forum DAS memberikan rekomendasi dan masukan terkait pengelolaan DAS ke depan.

Wali Kota Eva Dwiana menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai langkah penting dalam meminimalisir dampak banjir di Kota Bandar Lampung. Ia menegaskan perlunya solusi jangka pendek dan jangka panjang untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap sinergi bersama Forum DAS dapat memperkuat upaya pengendalian banjir serta mendukung pemulihan kondisi daerah aliran sungai demi terciptanya lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Wali Kota Bandar Lampung Terima Kunjungan DPP REI

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menerima kunjungan Dewan Pimpinan Pusat Real Estate Indonesia (DPP REI) di Aula Gedung Semergou, Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Rabu (6/5/2026). Pertemuan tersebut membahas pengembangan sektor properti dan perumahan di Kota Bandar Lampung.

Kunjungan itu dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, beserta jajaran. Dalam kesempatan tersebut, dibahas pentingnya sektor properti dan perumahan sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Bandar Lampung.

Wali Kota Eva Dwiana menyampaikan bahwa Bandar Lampung terus berkembang menjadi pusat jasa, perdagangan, dan kawasan permukiman modern. Ia menegaskan pembangunan hunian layak tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari pemenuhan hak dasar masyarakat.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel, serta pembangunan infrastruktur pendukung kawasan perumahan baru.

Selain itu, Wali Kota mengingatkan para pengembang REI agar tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup, termasuk penyediaan ruang terbuka hijau dan sistem drainase yang baik guna mengantisipasi potensi banjir di masa mendatang.

Wali Kota Bandar Lampung Bahas Pengembangan Pasar Bersama APPSI

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menghadiri audiensi bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) terkait kepengurusan DPD APPSI Kota Bandar Lampung. Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan pasar di Kota Bandar Lampung agar lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Wali Kota didampingi sejumlah pejabat Pemkot Bandar Lampung, di antaranya Kepala Bapperida, Kepala BKAD, Kepala Dinas Perindustrian, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Perhubungan, Plt. Kepala Dinas Kominfo, Plt. Kasat Pol PP, Kabag Perekonomian, dan Kabag Hukum.

Eva Dwiana menegaskan pentingnya menjaga sinergi dan kerja sama yang baik antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan para pedagang pasar. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan pasar yang lebih layak, tertib, dan dapat diterima masyarakat luas.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga terus berupaya memberikan perhatian terhadap pengembangan pasar rakyat guna mendukung aktivitas perdagangan dan meningkatkan kesejahteraan para pedagang.

Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota memberikan hadiah umroh gratis kepada satu orang pedagang pilihan yang ditentukan Ketua APPSI, dengan kriteria pedagang lanjut usia dan dikenal paling rajin di antara pedagang lainnya.

Audiensi Kementrian Hukum RI Kanwil Lampung

Bandar Lampung, lantera.online – Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menerima audiensi jajaran Kementerian Hukum RI Kanwil Lampung untuk membahas penguatan dan pembinaan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di seluruh kelurahan se-Kota Bandar Lampung.

Dalam pertemuan tersebut, Kanwil Kemenkum Lampung menyampaikan bahwa pembentukan Posbankum merupakan amanat UU No. 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum. Posbankum diharapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan konsultasi dan pendampingan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Walikota Eva Dwiana menyatakan dukungan penuh terhadap pembinaan Posbankum di 126 kelurahan. Pemkot Bandar Lampung juga akan menyiapkan sarana, sosialisasi, serta pelatihan paralegal bagi aparatur kelurahan agar layanan berjalan optimal.

Kakanwil Kemenkum Lampung mengapresiasi komitmen Pemkot Bandar Lampung dan menilai sinergi tersebut dapat menjadikan Bandar Lampung sebagai percontohan nasional Posbankum Kelurahan.

 

Pemprov Lampung Dorong Nilai Tambah, Ribuan Ton Tapioka di Ekspor Tiongkok.

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Provinsi Lampung melepas ekspor perdana tapioka sebanyak 3.330 ton ke Tiongkok sebagai langkah strategis mendorong hilirisasi komoditas singkong, Selasa (5/5/2026). Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa Lampung saat ini menyumbang sekitar 70 persen produksi tapioka nasional, sehingga penguatan industri menjadi kunci peningkatan nilai tambah dan kesejahteraan petani.

Pemerintah juga tengah memperkuat ekosistem singkong melalui regulasi serta pengembangan National Cassava Center bersama Universitas Lampung untuk menghasilkan bibit unggul dan inovasi alat mesin pertanian. “Kita sedang mentransformasi ekosistem singkong dari komoditas mentah menjadi produk industri yang kompetitif di pasar global,” ujar Gubernur.

Hingga April 2026, ekspor tapioka Lampung telah mencapai 10.000 ton, mendekati capaian tahun sebelumnya sebesar 22.500 ton dengan nilai Rp130 miliar. Dengan kualitas yang telah memenuhi standar internasional dan potensi pasar baru seperti Korea Selatan dan Bangladesh, Lampung terus memperkuat posisinya sebagai eksportir produk turunan singkong di pasar global.

Pembinaan Posbankum Desa/Kelurahan di Kecamatan Sukabumi

Bandar Lampung, lantera.online – Upaya peningkatan akses terhadap keadilan bagi masyarakat terus diperkuat melalui kegiatan penyuluhan hukum dengan tema “Pembinaan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) Desa/Kelurahan” yang diselenggarakan pada hari Selasa, 5 Mei 2026, bertempat di Kantor Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam mendorong terbentuknya Posbankum di tingkat desa dan kelurahan sebagai sarana layanan informasi dan bantuan hukum yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Camat Sukabumi, Sahrial, S.Sos., M.M, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan Posbankum sangat penting dalam membantu masyarakat memahami hak dan kewajibannya di bidang hukum. Ia juga menekankan bahwa aparat desa dan kelurahan memiliki peran strategis dalam mendukung operasional Posbankum sebagai bagian dari pelayanan publik.

“Melalui pembinaan ini, diharapkan aparatur di tingkat bawah dapat lebih siap dalam memberikan layanan awal kepada masyarakat yang menghadapi permasalahan hukum,” ujarnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua Lembaga Bantuan Hukum Sejahtera Bersama Lampung, Masayu Robianti, S.H., M.H., CPCLE., CPM, yang menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung program pemerintah terkait bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu. Ia juga menjelaskan bahwa Posbankum tidak hanya berfungsi sebagai tempat konsultasi hukum, tetapi juga sebagai pusat edukasi hukum masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu:
Penyuluh Hukum Madya Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Lampung, Melda Sulastriyawati, S.H., M.H
Bertha Betaria Fasilitator P4GN Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung, Ikhlas, S.P., M.H
Para pemateri menyampaikan materi secara komprehensif, mulai dari dasar hukum pembentukan Posbankum, mekanisme pelayanan bantuan hukum, hingga peran pemerintah desa dalam mendukung keberlanjutan program tersebut. Selain itu, juga disampaikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga bantuan hukum, dan masyarakat dalam mewujudkan akses keadilan yang merata.

Secara khusus, materi yang disampaikan oleh Ibu Masayu menguraikan tata cara pembentukan Posbankum desa/kelurahan yang mengacu pada Surat Edaran Gubernur Nomor 100.3.10/5058/03/2025. Dalam penjelasannya, pembentukan Posbankum diharapkan dapat menjadi solusi konkret dalam memberikan layanan hukum yang cepat, sederhana, dan tanpa biaya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, materi dari Fasilitator P4GN juga menekankan pentingnya peran desa dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, yang menjadi salah satu isu hukum yang cukup banyak dihadapi di tingkat masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari kepala desa, ketua RT, kepala lingkungan, serta aparat desa lainnya. Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan dengan sangat interaktif. Para peserta активно mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan para pemateri terkait permasalahan hukum yang sering terjadi di wilayah masing-masing.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kebutuhan akan pemahaman hukum di tingkat masyarakat masih sangat tinggi, khususnya dalam hal penyelesaian permasalahan hukum secara tepat dan sesuai prosedur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap desa dan kelurahan dapat segera membentuk dan mengoptimalkan Posbankum sebagai garda terdepan dalam pelayanan hukum kepada masyarakat. Dengan demikian, prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan hukum dapat dirasakan secara lebih luas oleh seluruh lapisan masyarakat.