Juni 2026

Wagub Lampung Temui Mahasiswa, Aspirasi Dikawal hingga Tuntas

Bandar Lampung, lantera.online – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menemui langsung mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PKC PMII Lampung yang menyampaikan aspirasi di depan Kantor Gubernur Lampung.

Wagub Jihan mengapresiasi aksi yang berlangsung tertib dan damai, serta menegaskan bahwa setiap aspirasi merupakan bagian dari ruang demokrasi yang harus dijaga bersama.

Aspirasi yang menjadi kewenangan pusat, seperti evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, hingga isu kebijakan nasional, dipastikan akan diteruskan kepada pemerintah pusat.

Sementara itu, aspirasi yang menjadi kewenangan daerah—mulai dari pendidikan, konflik agraria, pengelolaan SDA, hingga pembangunan—segera dikoordinasikan dengan OPD terkait dan instansi vertikal.

“Seluruh poin sudah kami catat dan akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan dan batas waktu yang disepakati,” tegas Wagub Jihan.

Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dan bergerak bersama mahasiswa sebagai mitra kritis dalam mengawal kebijakan publik demi Lampung yang lebih adil dan berkeadilan.

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pererat Kebersamaan dengan Pemerintah Kota

Bandar Lampung, lantera.online – Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan memadati kegiatan Jalan Sehat dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung. Sejak pagi hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias, menciptakan suasana yang tertib, meriah, dan penuh kebersamaan.

Selain mengajak masyarakat membudayakan pola hidup sehat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan masyarakat. Suasana semakin semarak dengan berbagai hiburan serta pengundian hadiah yang disambut antusias oleh para peserta.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan menjadi bukti nyata kecintaan masyarakat terhadap Kota Bandar Lampung.

Melalui peringatan HUT ke-344 ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan semangat gotong royong demi mewujudkan Bandar Lampung yang semakin maju, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.

Gubernur Lampung Dorong Pelestarian Budaya Melalui Pengembangan Desa Wisata Budaya Marga Teluk

Bandar Lampung, lantera.online – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau Desa Wisata Budaya Marga Teluk yang berpusat di Rumah Adat Lampung Lamban Dalom, Olok Gading, Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam melestarikan warisan budaya sekaligus mengembangkan desa-desa budaya sebagai destinasi wisata yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa adat dan budaya harus menjadi fondasi utama pembangunan daerah. Menurutnya, nilai-nilai luhur masyarakat Lampung seperti Piil Pesenggiri, Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, Sakai Sambayan, dan Juluk Adok merupakan identitas yang harus terus diwariskan kepada generasi muda agar kemajuan daerah tetap memiliki karakter yang kuat.

Pemerintah Provinsi Lampung saat ini juga tengah menyiapkan pengembangan 16 desa budaya yang akan direvitalisasi sebagai pusat pelestarian budaya sekaligus destinasi wisata berbasis kearifan lokal. Program tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali tradisi masyarakat, memperkuat sektor pariwisata, mendorong pertumbuhan UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Bandar Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Desa Wisata Budaya Marga Teluk. Kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, tokoh adat, dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata budaya unggulan yang memperkuat identitas Lampung sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Wali Kota Bandar Lampung dan Gubernur Lampung Tinjau Desa Wisata Budaya, Perkuat Pelestarian Adat dan Pariwisata

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau kawasan Desa Wisata Budaya Kuripan dan Negeri Olok Gading yang dipusatkan di Rumah Adat Lampung Lamban Dalom, Negeri Olok Gading, Kamis (25/6/2026). Kunjungan ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam melestarikan warisan adat dan budaya Lampung sekaligus mendorong pengembangan pariwisata berbasis budaya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung menegaskan bahwa adat dan budaya harus menjadi fondasi utama pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Lampung saat ini tengah mengembangkan 16 desa budaya, termasuk kawasan Kuripan dan Negeri Olok Gading, sebagai pusat pelestarian budaya sekaligus destinasi wisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Hj. Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas pengembangan Desa Wisata Adat Sai Batin Marga Teluk Betung. Menurutnya, Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen mendukung pelestarian kawasan adat, memperkuat sektor pariwisata, serta mengembangkan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan destinasi wisata budaya yang berkelanjutan.

Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, dan seluruh pemangku kepentingan, kawasan budaya di Bandar Lampung diharapkan menjadi ikon pariwisata yang tetap menjaga nilai-nilai luhur budaya Lampung. Pelestarian warisan budaya tersebut juga diharapkan mampu memperkuat identitas daerah sekaligus menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang maju, berkarakter, dan berkelanjutan.

PC PMII BANDAR LAMPUNG Kritisi dampak lingkungan pembangunan Living Plaza!

Bandar Lampung, lantera.online – Ketua Umum PC PMII Bandar Lampung, Topik Sanjaya, menyampaikan kritik terhadap pembangunan Living Plaza di Kota Bandar Lampung yang hingga saat ini masih menuai berbagai polemik di tengah masyarakat.

PC PMII Bandar Lampung menilai pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan dinas teknis terkait, harus memberikan penjelasan yang transparan kepada publik mengenai berbagai persoalan yang berkembang terkait pembangunan tersebut.

Menurut Topik Sanjaya, pembangunan yang berskala besar tentu harus memperhatikan aspek lingkungan, tata ruang, dampak sosial, serta kepentingan masyarakat sekitar.

Oleh karena itu, segala bentuk perizinan dan kajian yang menjadi dasar pembangunan harus dapat diakses dan diketahui publik secara terbuka.

“Kami mempertanyakan sikap Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait. Sejauh mana pengawasan yang dilakukan terhadap pembangunan Living Plaza? Apakah seluruh dokumen lingkungan, kajian dampak, serta rekomendasi teknis telah dievaluasi secara menyeluruh dan sesuai dengan kondisi terkini?” tegas Topik Sanjaya.

PC PMII Bandar Lampung menilai bahwa pemerintah tidak boleh hanya hadir pada tahap penerbitan izin semata, tetapi juga harus aktif melakukan pengawasan terhadap seluruh proses pembangunan.

Terlebih, muncul berbagai kekhawatiran dari masyarakat mengenai potensi dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan, mulai dari persoalan berkurangnya daerah resapan air, peningkatan risiko banjir, hingga dampak terhadap ekosistem dan tata ruang perkotaan.

Menurut Topik, DLH memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk memastikan bahwa setiap pembangunan yang berpotensi memengaruhi lingkungan hidup benar-benar memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai masyarakat melihat adanya kesan pembiaran. DLH harus tampil di depan menjelaskan kepada publik apa saja langkah pengawasan yang telah dilakukan.

Jika memang tidak ada masalah, maka sampaikan secara terbuka. Namun jika terdapat kekurangan atau pelanggaran, maka harus ada tindakan tegas,” ujarnya.

Selain itu, PC PMII Bandar Lampung juga mempertanyakan sikap Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta instansi terkait lainnya dalam memastikan kesesuaian pembangunan dengan aturan tata ruang dan ketentuan perizinan yang berlaku.

Topik menegaskan bahwa pembangunan yang mengatasnamakan investasi tidak boleh mengabaikan prinsip-prinsip keberlanjutan dan kepentingan masyarakat. Menurutnya, investasi yang baik adalah investasi yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.

“Kami mendukung investasi yang sehat dan berpihak kepada rakyat. Namun kami menolak apabila pembangunan dilakukan tanpa transparansi, tanpa pengawasan yang jelas, dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat di masa mendatang,” katanya.

PC PMII Bandar Lampung juga meminta DPRD Kota Bandar Lampung untuk menggunakan fungsi pengawasan secara maksimal guna memastikan tidak ada pelanggaran administrasi, teknis, maupun lingkungan dalam proyek pembangunan Living Plaza.

Lebih lanjut, Topik Sanjaya menegaskan bahwa PMII akan terus mengawal persoalan ini sebagai bentuk tanggung jawab moral mahasiswa terhadap pembangunan daerah.

“Mahasiswa memiliki tugas sebagai kontrol sosial. Kami tidak ingin pembangunan di Kota Bandar Lampung meninggalkan persoalan lingkungan yang nantinya harus ditanggung oleh masyarakat. Pemerintah harus hadir dengan transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan kepada kepentingan publik,” tegasnya.

PC PMII Bandar Lampung mendesak agar DLH dan seluruh instansi terkait segera menyampaikan laporan terbuka kepada masyarakat mengenai status perizinan, hasil kajian lingkungan, mekanisme pengawasan, serta langkah-langkah mitigasi yang telah dilakukan dalam pembangunan Living Plaza. Keterbukaan informasi menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan prinsip hukum dan keberlanjutan lingkungan.

“Investasi harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat, bukan sebaliknya.”

Kapolresta Bandar Lampung Diganti, Ini Daftar Lengkap Mutasi PJU dan Kapolres di Polda Lampung 21

Bandar Lampung, lantera.online – Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah perwira menengah dan perwira tinggi, termasuk pejabat utama (PJU) dan kapolres di wilayah hukum Polda Lampung.

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335-1341/VI/KEP/2026 tertanggal 25 Juni 2026, sejumlah pejabat yang bergeser di antaranya Karolog Polda Lampung Kombes Pol Supriadi yang dimutasi menjadi Auditor Kepolisian Madya TK I Itwasum Polri. Posisi Karolog selanjutnya diisi Kombes Pol Atot Irawan yang sebelumnya menjabat Dirintelkam Polda Banten.

Selain itu, Dirpolairud Polda Lampung Kombes Pol Boby Pa’ludin Tambunan dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Jianstra SSDM Polri dalam rangka Dikbangti Tahun Anggaran 2026. Jabatan tersebut akan diisi Kombes Pol Arick Sartani Marbun yang sebelumnya bertugas sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Polair Baharkam Polri.

Rotasi juga terjadi di Direktorat Reserse Narkoba. Kombes Pol Dwi Handoko Prasanto mendapat penugasan baru sebagai Agen Intelijen Kepolisian Madya TK III Baintelkam Polri. Posisinya digantikan Kombes Pol Dodi Suryadin yang sebelumnya bertugas sebagai Pamen Bareskrim Polri.

Sementara itu, Dirsamapta Polda Lampung Kombes Pol Bramono Purnomo Nugroho dimutasi menjadi Penata Kebijakan Kapolri Madya TK III Sahli Kapolri. Jabatan Dirsamapta selanjutnya diemban AKBP Prayudha Widiatmoko yang sebelumnya menjabat Dirtahti Polda Jawa Tengah.

Di tingkat kewilayahan, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay dimutasi menjadi Kasubdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri. Jabatan Kapolresta Bandar Lampung kini diisi Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar yang sebelumnya menjabat Kapolresta Magelang.

Mutasi juga terjadi di jajaran kapolres. Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri dimutasi menjadi Wadirpamobvit Polda Jawa Timur dan digantikan AKBP Deddy Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kapolres Lampung Utara.

Sementara jabatan Kapolres Lampung Utara selanjutnya diemban AKBP Raswidiati Anggaraini. Kemudian, Kapolres Lampung Timur yang sebelumnya dijabat AKBP Heti Patmawati kini diisi AKBP Yuliansyah. Heti mendapat tugas baru sebagai Wadirreskrimum Polda Lampung.

Selain itu, jabatan Kapolres Tulang Bawang diisi AKBP Adri Bhirawasto. Adapun Kapolres Tulang Bawang Barat AKBP Sendi Antoni dimutasi menjadi Wakapolresta Bandara Soekarno-Hatta Polda Metro Jaya dan posisinya digantikan AKBP Himmawan.

Pergantian juga terjadi di Polres Pringsewu. AKBP M Yunnus Saputra dimutasi menjadi Kasubbagopsnal Dittipidsiber Bareskrim Polri. Jabatan Kapolres Pringsewu kini diisi AKBP Dadi Perdana yang sebelumnya menjabat Kanit 5 Subdit V Dittipideksus Bareskrim Polri.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari membenarkan adanya mutasi tersebut. Menurutnya, rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel.

“Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Ini adalah bagian dari penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta untuk meningkatkan kinerja organisasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” kata Yuni, Jumat (26/6/2026).

Yuni berharap para pejabat yang mendapat promosi maupun penugasan baru dapat segera beradaptasi dan menjalankan amanah yang diberikan.

“Terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polda Lampung. Kepada pejabat baru kami ucapkan selamat bertugas dan semoga dapat melanjutkan serta meningkatkan capaian yang telah diraih,” pungkasnya.

Pelantikan BEM FEB Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Periode 2026–2027, Kabinet NAWASENA Resmi Dikukuhkan

Bandar Lampung, lantera.online – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) resmi melantik jajaran pengurus Periode 2026–2027 dengan mengusung nama Kabinet NAWASENA (25•06•2026).

Berikut nama nama yang di lantik :

Ketua : Agil Prayendo

Wakil : Balqis Maula Marsya

Sekertaris 1 : Resi Herawati Putri

Sekertaris 2 : Fatonah Armanda

Bendahara : Sita Yulia

Pelantikan ini menjadi tonggak awal kepengurusan baru dalam menjalankan roda organisasi kemahasiswaan yang lebih progresif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan kepada mahasiswa. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Yayasan Universitas, Rektor Universitas, Para Dekan Famultas, Dosen, Kasubag, Organisasi kemahasiswaan, Alumni, serta Mahasiswa/i yang turut hadir.

Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan pengangkatan pengurus BEM FEB Periode 2026–2027, pengucapan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara pelantikan, hingga penyerahan bendera organisasi sebagai simbol estafet kepemimpinan kepada jajaran pengurus Kabinet NAWASENA. Momentum ini menjadi wujud komitmen seluruh pengurus untuk mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Ketua Pelaksana kegiatan, M. Fajar Erlangga, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan dengan lancar berkat kerja sama seluruh panitia dan dukungan berbagai pihak. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan serta seluruh panitia yang telah bekerja keras demi suksesnya kegiatan tersebut.

Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal dari lahirnya semangat baru dalam membangun organisasi mahasiswa yang lebih aktif, solid, dan bermanfaat bagi civitas akademika.

Sementara itu, Ketua BEM FEB Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai Terpilih Periode 2026–2027, Agil Prayendo, dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran pengurus Kabinet NAWASENA untuk menjadikan amanah yang telah diberikan sebagai tanggung jawab bersama.

Ia menegaskan bahwa Kabinet NAWASENA “Generasi pembawa semangat dan harapan baru yang berdedikasi membangun organisasi yang maju, kolaboratif, dan berdampak.”

Agil juga mengajak seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis untuk bersama-sama berkontribusi dalam setiap program kerja yang akan dilaksanakan, karena kemajuan organisasi hanya dapat terwujud melalui kebersamaan dan sinergi.

Melalui kepengurusan Kabinet NAWASENA, BEM FEB Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang berdampak positif, baik di bidang akademik, pengembangan minat dan bakat, kewirausahaan, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Semangat regenerasi yang ditandai melalui pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal terciptanya organisasi kemahasiswaan yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu mengharumkan nama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai di tingkat regional maupun nasional.

Pemerintah Kota Bandar Lampung sukses menggelar BDL Colour Run 2026 dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Bandar Lampung ke-344.

Bandar Lampung, lantera.online – Kegiatan yang mengusung tema “Bandar Lampung Bersinar” tersebut berlangsung meriah dengan diikuti peserta dari berbagai kalangan. Acara berlangsung di Halaman Kantor Pemkot Bandar Lampung, Minggu 21 Juni 2026.

Mereka menempuh rute sejauh 5 kilometer dengan titik start dan finis di halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung. Lari santai non-kompetitif ini dimeriahkan baluran warna-warni di garis finis dan diikuti oleh ribuan peserta.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, mengatakan kegiatan Color Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana membangun kebersamaan dan memperkuat semangat masyarakat dalam menyongsong masa depan kota yang lebih baik.

Menurutnya, warna-warni yang menghiasi kegiatan tersebut melambangkan keberagaman masyarakat Bandar Lampung yang hidup rukun, saling mendukung, dan bergerak bersama menuju kemajuan.

“Keanekaragaman yang menghiasi kegiatan ini melambangkan keberagaman masyarakat Bandar Lampung yang hidup rukun, saling mendukung, dan bergerak bersama menuju kemajuan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Hj. Eva Dwiana turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Bandar Lampung Color Run 2026.

“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan mendukung kegiatan ini. Kepada seluruh peserta, selamat berlomba,” ucapnya.

Pemkot Bandar Lampung bersama OPD terkait menyiapkan pengamanan, sejumlah doorprize, rekayasa lalu lintas, pos kesehatan, dan kebersihan lokasi sehingga kegiatan berjalan tertib, aman, dan nyaman dari awal hingga akhir.

BDL Colour Run 2026 diharapkan menjadi tradisi positif tahunan yang memperkuat silaturahmi, gaya hidup sehat, serta mewujudkan visi Bandar Lampung yang bersinar.

Kepala DPMDT Provinsi Lampung Bekali Mahasiswa KKN Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Bandar Lampung, lantera.online – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi (DPMDT) Provinsi Lampung, Slamet Riadi, S.Sos., M.M., menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai yang berlangsung di Gedung Graha Lantai 3 Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai, Sabtu (20/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Slamet Riadi memberikan penguatan wawasan dan pemahaman kepada para mahasiswa yang akan melaksanakan program KKN di berbagai wilayah. Pembekalan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa agar mampu menjalankan pengabdian kepada masyarakat secara optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Kepala DPMDT Provinsi Lampung menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan desa. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat membantu pemberdayaan masyarakat, menggali potensi lokal, serta mendorong inovasi di tingkat desa.

Kegiatan pembekalan ini juga menjadi momentum untuk menanamkan semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan tanggung jawab kepada mahasiswa sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat. Melalui program KKN, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.

Selain itu, para peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Kehadiran mahasiswa di desa diharapkan dapat memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat sekaligus menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan riil masyarakat.

Melalui peran aktif mahasiswa dalam pelaksanaan KKN, diharapkan lahir generasi muda yang inovatif, peduli, dan mampu menjadi mitra pembangunan dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, serta berdaya saing. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap berkontribusi bagi kemajuan Provinsi Lampung dan Indonesia.

Pemkot Bandar Lampung Ajak Masyarakat Meriahkan HUT ke-344 Melalui BDL Color Run 2026

Bandar Lampung, lantera.online – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar kegiatan BDL Color Run 2026 yang akan dilaksanakan pada Minggu, 21 Juni 2026, bertempat di Halaman Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat dan diharapkan menjadi ajang olahraga sekaligus hiburan yang penuh semangat dan warna.

BDL Color Run 2026 hadir sebagai salah satu rangkaian perayaan HUT Kota Bandar Lampung yang bertujuan mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan semangat persatuan. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diajak berlari, tetapi juga menikmati suasana meriah dengan berbagai hiburan dan aktivitas menarik.

Panitia telah menyiapkan beragam fasilitas bagi peserta, antara lain jersey eksklusif, medali finisher, bib number, color powder, sesi zumba, penampilan live DJ, refreshment dan water station, kacamata color run, serta berbagai hadiah doorprize menarik. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menambah semarak dan kenyamanan peserta selama mengikuti kegiatan.

Pemerintah Kota Bandar Lampung mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari keluarga, komunitas, pelajar, hingga organisasi kemasyarakatan untuk turut berpartisipasi dalam BDL Color Run 2026. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat silaturahmi antarwarga sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat.

Melalui perayaan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, Pemerintah Kota berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang positif, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif seluruh warga, Bandar Lampung diharapkan terus berkembang menjadi kota yang maju, sehat, dan berdaya saing menuju masa depan yang lebih baik.