lantera.online

Wali Kota Bandar Lampung Tinjau Kesiapan Pembukaan Bandar Lampung Expo 2026

Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, meninjau langsung kesiapan pembukaan Bandar Lampung Expo 2026 yang akan digelar pada 17–24 Juli 2026 di Gedung Graha Mandala Alam. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung. Peninjauan dilakukan pada Kamis (16/7/2026) untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.

 

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota mengecek kesiapan penataan stan pameran, panggung utama, hingga berbagai fasilitas pendukung. Ia juga meminta seluruh panitia dan organisasi perangkat daerah (OPD) terus memperkuat koordinasi agar pelaksanaan pembukaan Bandar Lampung Expo 2026 berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses.

 

Bandar Lampung Expo 2026 diharapkan menjadi ajang promosi potensi daerah, produk unggulan UMKM, serta berbagai capaian pembangunan Kota Bandar Lampung. Selain memeriahkan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kunjungan masyarakat selama pelaksanaan expo.

Pemkot Bandar Lampung dan Kejaksaan Monitoring MPLS serta Program Makan Bergizi Gratis di Sejumlah Sekolah

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Kejaksaan melakukan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Bandar Lampung, Selasa (14/7/2026). Monitoring dilakukan di SD Negeri 1 Way Lunik, SMP Negeri 37 Bandar Lampung, serta Dapur MBG SMP Negeri 9 Bandar Lampung untuk memastikan kedua program berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Suryo Wibowo, S.H., LL.M., bersama Kepala Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Baharuddin M., S.H., M.H., dan Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana. Peninjauan dilakukan guna memastikan Program Makan Bergizi Gratis memberikan manfaat nyata bagi siswa serta pelaksanaan MPLS berlangsung aman, tertib, dan edukatif.

 

Kajati Lampung menegaskan komitmen Kejaksaan dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu program prioritas nasional. Pihaknya akan melakukan monitoring ke seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung agar program yang menjadi arahan Presiden dan Jaksa Agung tersebut terlaksana secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak.

 

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyatakan komitmen Pemkot untuk mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, makanan yang diberikan kepada para siswa tidak hanya harus bergizi, tetapi juga bersih, aman dikonsumsi, dan memiliki cita rasa yang disukai anak-anak sehingga mampu mendukung kesehatan serta semangat belajar mereka.

RSUD Bob Bazar Rilis Ciri-Ciri Jenazah Tanpa Identitas di Pesisir Ketapang, Warga Diminta Sebarkan Informasi Ini

Lampung Selatan, lantera.online – RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, Kabupaten Lampung Selatan mengumumkan informasi mengenai temuan jenazah laki-laki tanpa identitas sebagai bagian dari upaya membantu proses identifikasi sekaligus mempercepat pencarian pihak keluarga korban.

 

Hingga saat ini, belum ada keluarga maupun kerabat yang datang untuk mengonfirmasi identitas korban. Oleh karena itu, rumah sakit mengajak masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi terkait identitas korban agar segera menghubungi petugas.

 

Jenazah tersebut ditemukan pada Selasa, 7 Juli 2026, di kawasan pesisir Pantai Desa Sumbernadi, Kecamatan Ketapang. Saat ditemukan, kondisi jenazah telah mengalami pembusukan lanjut sehingga menyulitkan proses identifikasi.

 

Usai ditemukan, jenazah dievakuasi oleh personel Polsek Penengahan bersama Tim Inafis Polres Lampung Selatan dan Damkar Kecamatan Ketapang menuju RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, korban merupakan laki-laki dewasa dengan perkiraan usia antara 30 hingga 45 tahun. Korban memiliki tinggi badan sekitar 163 sentimeter dengan berat badan sekitar 35 kilogram, lingkar kepala 57 sentimeter, panjang telapak kaki 23 sentimeter, serta panjang kuku kedua ibu jari kaki sekitar 3 sentimeter.

 

Dari hasil identifikasi fisik, korban memiliki rambut sebagian botak. Pada sisi kanan kepala terdapat rambut sepanjang kurang lebih 5 sentimeter berwarna hitam bercampur putih. Korban juga memiliki rambut jambang pada pipi kanan berwarna hitam serta rambut pubis berwarna hitam.

 

Korban berkulit kuning langsat, sebagian kulit ari tubuh telah mengalami pengelupasan, dan diketahui telah disunat. Karena kondisi jenazah telah mengalami pembusukan lanjut, lebam mayat maupun kaku mayat tidak dapat dinilai. Tim medis juga mencatat bentuk wajah korban menyerupai moon face.

 

Berdasarkan kondisi jenazah, tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar dua hingga tujuh hari sebelum dilakukan pemeriksaan.

 

Selain ciri fisik umum tersebut, terdapat sejumlah tanda khusus yang diharapkan dapat membantu proses identifikasi. Korban memiliki susunan gigi depan yang tampak bercelah atau renggang, serta gigi taring rahang kiri atas yang terlihat runcing.

 

Korban juga memiliki bekas luka lama (sikatrik) pada pipi kiri sejajar daun telinga dengan ukuran sekitar 6 x 4 sentimeter. Pada lengan atas kiri terdapat tato bermotif abstrak berwarna biru, sedangkan pada lengan bawah kiri terdapat tato bergambar ular kobra dengan tinta berwarna hitam.

 

Direktur RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, Djohardi mengatakan hingga saat ini belum ada pihak keluarga maupun kerabat yang datang untuk mengonfirmasi identitas korban.

 

“Bila ada pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya, dapat segera menghubungi Humas RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM,” ujar Djohardi dalam surat bernomor 00.1.5/1963/VI.02/2026 tertanggal 9 Juli 2026.

 

RSUD dr. H. Bob Bazar berharap informasi tersebut dapat diketahui masyarakat secara luas sehingga keluarga korban dapat segera ditemukan dan proses penanganan jenazah dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi mengenai identitas korban dapat menghubungi petugas atas nama Suprinato melalui nomor 0813-6900-2524. Konfirmasi identitas dibuka selama 3 x 24 jam sejak pengumuman diterbitkan atau paling lambat Senin, 13 Juli 2026.

Gubernur Lampung Berdialog dengan Tokoh Adat Jabung, Perkuat Pendidikan, Infrastruktur, dan Ekonomi Desa

Lampung Timur, lantera.online – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, berdialog bersama tokoh adat dan para penyimbang Marga Jabung di Balai Adat Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, Senin (6/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan kesejahteraan, serta pengembangan potensi daerah berbasis masyarakat.

 

Dalam dialog tersebut, Gubernur memperkenalkan sejumlah program strategis yang akan dijalankan di wilayah Jabung. Salah satunya adalah pemberian kesempatan kepada 20 anak berprestasi dari Kecamatan Jabung untuk menempuh pendidikan di sekolah-sekolah terbaik di Provinsi Lampung. Selain itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga akan menjalankan program Satu Desa Satu Sarjana guna memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat desa. “Di masing-masing desa akan kita kuliahkan sampai selesai,” tegas Gubernur di hadapan tokoh adat dan masyarakat.

 

Di sektor infrastruktur, Gubernur memastikan pembangunan dan perbaikan jalan di wilayah Jabung mulai direalisasikan pada tahun ini. Pemerintah Provinsi juga mendorong hilirisasi sektor pertanian berbasis desa melalui pengembangan pupuk organik cair, penyediaan mesin pengering (dryer) jagung, serta pengembangan usaha pakan ayam. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil pertanian masyarakat.

 

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga berkomitmen memperkuat potensi Desa Budaya sebagai penggerak ekonomi dan pariwisata lokal. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat adat, dan seluruh pemangku kepentingan, berbagai program pembangunan diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat kemandirian desa, serta mewujudkan Provinsi Lampung yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pelantikan Pengurus MW KAHMI dan FORHATI Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031

Bandar Lampung, lantera.online – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Provinsi Lampung Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung di Mahan Agung, Bandar Lampung, Kamis (2/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di Provinsi Lampung.

Acara pelantikan turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal beserta Ibu Gubernur, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), baik secara langsung maupun melalui perwakilan. Kehadiran para pemimpin daerah tersebut mencerminkan dukungan terhadap penguatan peran strategis KAHMI dan FORHATI dalam pembangunan daerah.

Pelantikan ini menandai dimulainya masa bakti kepengurusan MW KAHMI dan FORHATI Provinsi Lampung periode 2026–2031. Kepengurusan baru diharapkan mampu mempererat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan berkelanjutan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan di Provinsi Lampung.

Kehadiran Ketua DPRD Provinsi Lampung bersama unsur Forkopimda dalam kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk memperkuat kemitraan antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan, program, dan kontribusi nyata yang berdampak positif bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Lampung.

Festival Karnaval Nusantara Semarakkan Rakernas XVIII APEKSI, Bandar Lampung Tampilkan Semangat Keberagaman Budaya

Medan, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menghadiri Festival Karnaval Nusantara yang menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi pemerintah kota dari seluruh Indonesia untuk menampilkan kekayaan budaya daerah sekaligus mempererat hubungan antardaerah.

Festival Karnaval Nusantara berlangsung meriah dengan menghadirkan parade budaya yang menampilkan beragam adat, seni, dan tradisi dari berbagai penjuru Nusantara. Seluruh delegasi pemerintah kota turut berpartisipasi memperkenalkan identitas budaya masing-masing sebagai wujud persatuan dalam keberagaman serta memperkuat rasa kebangsaan.

Keikutsertaan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam festival tersebut mencerminkan komitmen untuk terus melestarikan budaya daerah sekaligus mempererat persaudaraan antarkota di Indonesia. Selain menjadi sarana promosi budaya, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah dalam mendukung pembangunan kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing.

Melalui semangat kebersamaan yang dibangun dalam Rakernas XVIII APEKSI, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap sinergi antardaerah terus terjalin demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Festival Karnaval Nusantara pun menjadi bukti bahwa keberagaman budaya Indonesia merupakan kekuatan besar dalam memperkokoh persatuan serta mendorong kemajuan daerah di seluruh Indonesia.

Pembukaan Peksimida di Saburai Convention Centre (SCC) Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Bandar Lampung, lantera.online – Gubernur Lampung yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Americo, S. STP., MH, membuka secara resmi Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Provinsi Lampung 2026 di Saburai Convention Centre (SCC) Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) Lampung, Rabu 01-7-2026.

Thomas Americo dalam sambutan tertulisnya mengharapkan agar Peksimida ini menjadi ajang bagi mahasiswa se Lampung untuk membawa prestasi, khususnya di bidang seni dan budaya.

Thomas mengingatkan bahwa menghadapi Indonesia Emas Tahun 2045 dibutuhkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di tingkat global. “Para mahasiswa harus mempersiapkan diri untuk menjadi mahasiswa yang unggul di masa depan,” tegasnya.

Thomas juga meminta mahasiswa agar memiliki cita-cita yang tinggi dan berusaha sekuat tenaga agar cita-cita tersebut dapat tercapai. “Sumber daya manusia, khususnya mahasiswa adalah aset bangsa yang harus dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi tantangan yang akan datang,” tambah Thomas.

Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Daerah Provinsi Lampung Prof. Dr. Sunyono, M.Si, melaporkan, Peksimida Provinsi Lampung 2026 diikuti oleh 14 perguruan tinggi negeri dan swasta se Lampung.

Cabang seni yang dilombakan adalah seni tari, seni suara, seni sastra, puisi, penulisan naskah drama dan desain grafis dan lain-lain yang diadakan di beberapa perguruan tinggi di Lampung yang sebagai tuan rumah.

Prof. Sunyono mengatakan, para pemenang Peksimida Provinsi Lampung 2026 ini akan diikutsertakan pada Peksiminas tingkat nasional yang akan diadakan di Jember Jawa Timur 2026.

Dia menjelaskan, Peksimida diselenggarakan oleh forum perguruan tinggi bidang kemahasiswaan. Selain Peksimida, forum tersebut juga mengadakan pekan olahraga mahasiswa (Pomda) yang diselenggarakan untuk menjaring mahasiswa berprestasi di bidang olahraga.

Rektor Universitas Saburai Lampung Dr. Sodirin, S.E., M.M menyambut baik dan berterimakasih, karena Universitas Saburai dipercaya menjadi tuan rumah acara pembukaan Peksimida Provinsi Lampung 2026.

Menurut Sodirin, Peksimida ini diadakan selain untuk merarih prestasi, juga menjadi ajang silaturahmi antar perguruan tinggi se Lampung dan di tingkat nasional.

Dia mengharapkan Peksimida 2026 ini berjalan sukses dan lancer serta melahirkan para juara seni yang dapat membawa nama Lampung di tingkat nasional.