lantera.online

Wali Kota Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung

Bandar Lampung, lantera.online –Wali Kota Eva Dwiana menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung yang digelar di Gedung DPRD Kota Bandar Lampung, Jumat (17/4/2026).

Rapat tersebut membahas dua agenda utama, yakni penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD Tahun 2027 oleh pimpinan DPRD serta laporan Panitia Khusus (Pansus).

Selain itu, rapat juga menetapkan keputusan terkait Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) dari BPK RI sebagai bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan DPRD serta menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang dihasilkan, guna mendorong pembangunan daerah yang lebih transparan dan berkelanjutan.

Anggota DPRD Lamsel Perkuat Ideologi Pancasila di Desa Ruguk, Soroti Tantangan Globalisasi

Lampung Selatan, lantera.online –Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Yudi Suprayoga, menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Jumat, 17 April 2026. Kegiatan ini menyoroti pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi.

Puluhan warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan yang digelar di halaman rumah salah satu warga. Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh pemuda, ibu rumah tangga, hingga tokoh masyarakat setempat yang aktif berpartisipasi dalam diskusi.

Dalam pemaparannya, Yudi menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar hafalan semata. Ia mengingatkan bahwa nilai persatuan dan kerukunan menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat.
“Pancasila bukan hanya untuk diingat, tetapi harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga persatuan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti tantangan serius yang dihadapi masyarakat saat ini, khususnya generasi muda, akibat pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang berpotensi mengikis nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, kegiatan IPWK menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap jati diri bangsa sekaligus menangkal masuknya paham-paham yang dapat mengancam persatuan.

Kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif antara warga dan narasumber. Sejumlah peserta memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan aspirasi serta membahas persoalan sosial yang berkembang di lingkungan mereka.

Melalui kegiatan ini, DPRD Lampung Selatan berupaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menanamkan kembali semangat gotong royong dan nasionalisme di tingkat desa.

Penguatan ideologi di akar rumput dinilai menjadi langkah penting agar masyarakat tetap solid dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di masa depan.

Wali Kota Bandar Lampung Terima Audiensi Kementerian Haji dan Umroh, Perkuat Sinergi Pelayanan Jamaah

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menerima audiensi Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kota Bandar Lampung, Musal Badri Kesuma, beserta jajaran di ruang rapat Wali Kota, Jumat (17/04/2026).

Audiensi tersebut bertujuan mempererat sinergi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan Kementerian Haji dan Umroh dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umroh.

Dalam pertemuan dibahas berbagai hal terkait koordinasi dan dukungan pemerintah daerah terhadap program-program Kementerian Haji dan Umroh, termasuk peningkatan kualitas pelayanan jamaah, pembinaan, serta kesiapan fasilitas pendukung.

Melalui audiensi ini diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan instansi terkait, sehingga pelayanan kepada masyarakat Kota Bandar Lampung dapat semakin optimal dan berkualitas.

Pemkot Bandar Lampung Siap Dukung PON, Rencanakan Pembangunan Sport Center

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menerima audiensi jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia yang dipimpin Suwarno bersama Taufik Hidayat di ruang rapat Wali Kota, Jumat (17/04/2026).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan infrastruktur olahraga di Bandar Lampung dalam mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional. Dari hasil peninjauan, masih terdapat sejumlah kekurangan fasilitas yang perlu dibenahi agar memenuhi standar event nasional.

Pemkot Bandar Lampung menyatakan siap mendukung dengan merencanakan pembangunan sport center seluas ±5 hektare lengkap dengan berbagai fasilitas olahraga, serta stadion berkapasitas sekitar 20 ribu penonton.

Pembangunan direncanakan berlangsung pada 2027–2029 dengan target pemanfaatan 2030, sekaligus mendukung PON 2032. Selain itu, perbaikan venue yang sudah ada juga akan dilakukan guna meningkatkan kualitas sarana olahraga.

Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital dan SDM Unggul.

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Provinsi Lampung mengajak mahasiswa berperan aktif dalam penguatan SDM dan transformasi digital melalui kegiatan Lampung Digital Education Transformation Symposium (LEDTS) 2026 di Universitas Lampung, Jumat (17/4/2026).

Dengan 69,24% penduduk berada pada usia produktif, Lampung memiliki peluang besar melalui bonus demografi. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu berinovasi dan menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat di era digital.

Pemprov Lampung terus mendorong digitalisasi layanan melalui aplikasi Lampung-inn, mulai dari informasi kerja, pembayaran pajak, hingga layanan publik. Upaya ini juga diiringi pemerataan akses digital agar generasi muda di seluruh wilayah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan bersaing.

DPRD Lampung Selatan Berembuk Penggabungan 9 Desa Jati Agung ke Bandar Lampung

Lampung Selatan, lantera.online – DPRD Lampung Selatan berembuk soal penggabungan sembilan desa di Jati Agung ke Kota Bandar Lampung.

Kabar penggabungan sembilan desa Kecamatan Jati Agung ke Bandar Lampung sudah mencuat ke publik meskipun baru sebatas wacana.

DPRD Lampung Selatan menyikapi kabar itu dengan berembuk dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Kamis (16/4/2026) di ruang Badan Anggaran.

Ketua Komisi I DPRD Lampung Selatan Edi Waluyo memimpin RDP yang dihadiri mulai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Bagian Tata Pemerintahan, Bagian Hukum, hingga Camat Jati Agung.

Camat turut menghadirkan kepala desa dari 9 desa yang mengusulkan penggabungan. Yakni Desa Gedung Harapan, Margo Mulyo, Margo Dadi, Margo Rejo, Gedung Agung, Banjar Agung, Purwotani, Sinar Rejeki, dan Sumber Jaya.

Dalam pembahasan itu, Komisi I menekankan pentingnya kejelasan rencana penggabungan 9 desa Jati Agung ke Bandar Lampung. Termasuk dasar hukum yang melandasi, potensi dampak sosial, administratif, dan ekonomi.

Wakil Ketua Komisi I Jenggis Khan Haikal secara tegas mengingatkan agar proses pengambilan keputusan dilakukan secara terbuka dan melibatkan masyarakat luas. “Jika sembilan desa sudah ada kesepakatan, perlu disampaikan secara terbuka kepada semua pihak,” ujarnya.

Ia juga mendorong pembentukan panitia khusus (pansus) lintas wilayah yang melibatkan DPRD Provinsi Lampung, DPRD Lampung Selatan, dan DPRD Kota Bandar Lampung. Agar bisa membahas rencana itu secara komprehensif.

“Jika perlu harus ada panitia khusus agar persoalan ini menjadi jelas dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari,” ucap politisi Partai Demokrat tersebut.

Dalam forum RDP terungkap bahwa tidak semua warga mendukung rencana penggabungan tersebut.

Sejumlah perwakilan masyarakat meminta pemerintah daerah tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

Sebab masih perlu dilakukan sosialisasi menyeluruh agar warga memahami konsekuensi jangka panjang. Baik dari sisi administrasi maupun dampak ekonomi.

“Kami butuh penjelasan yang gamblang, baik dari sisi administrasi maupun dampak ke depannya jika rencana ini terlaksana,” ungkap salah satu perwakilan warga.

Komisi I DPRD Lampung Selatan menyatakan komitmennya untuk mengawal proses tersebut agar berjalan sesuai prosedur dan tetap mengedepankan aspirasi masyarakat.

Wali Kota Bandar Lampung Jenguk Pegawai BPBD Korban Kecelakaan Kerja, Berikan Bantuan

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menjenguk Aulia Ahmad Akbar, pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung yang mengalami kecelakaan kerja saat menjalankan tugas evakuasi bencana di wilayah Gang Onta, Kecamatan Kedaton.

Dalam kunjungannya di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung, Kamis (16/04/2026), Wali Kota menyampaikan apresiasi atas dedikasi korban serta memberikan bantuan berupa uang tunai Rp15 juta dan umroh. Ia juga mendoakan agar korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas.

Kecelakaan terjadi saat korban beristirahat usai bekerja, diduga dalam kondisi lelah dan kurang fokus ketika membersihkan mesin pompa penyedot air yang masih menyala. Akibatnya, tangan korban tersedot ke dalam mesin hingga menyebabkan tiga jarinya putus.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif dan membutuhkan penanganan medis lanjutan serta pemulihan pascaoperasi. Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan melindungi para petugas yang bertugas di lapangan.

RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN PENANGGULANGAN TBC (TOS TB) Tindak Lanjut Kunjungan Wakil Menteri Kesehatan

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) melalui program Temukan Obati Sampai Sembuh (TOS TB) sebagai tindak lanjut kunjungan Wakil Menteri Kesehatan RI, Kamis (16/04/2026). Rapat tersebut digelar di Ruang Rapat Wali Kota Bandar Lampung.

Dalam arahannya, Eva Dwiana menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat eliminasi TBC. Pemerintah Kota Bandar Lampung terus mendorong penemuan kasus secara aktif, pengobatan hingga tuntas, serta penguatan peran puskesmas, rumah sakit, dan kader kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung menyampaikan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan langkah strategis, termasuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait deteksi dini serta pentingnya kepatuhan dalam menjalani pengobatan hingga sembuh.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen penuh mendukung program nasional eliminasi TBC dengan melibatkan seluruh OPD, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Diharapkan upaya ini berjalan efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan sehingga target eliminasi TBC dapat tercapai.

Pemprov Lampung Dorong RSUD BNH Menuju Green And Sport Hospital.

Bandar Lampung, lantera.online –Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat layanan kesehatan melalui pengembangan RSUD Bandar Negara Husada (BNH) di Lampung Selatan. Hal ini ditandai dengan penyerahan Sertifikat International Certificate of Vaccination (ICV) serta peresmian layanan Hemodialisa dan inovasi “SIGAP” (layanan jemput pasien) dalam rangka HUT ke-62 Provinsi Lampung, Kamis (16/04/2026).

RSUD BNH diproyeksikan menjadi pusat rujukan kesehatan berbasis teknologi dan inovasi, sekaligus mendukung akses layanan yang lebih mudah dan merata bagi masyarakat. Pengembangan ini juga sejalan dengan visi menjadikan kawasan Kota Baru sebagai pusat pemerintahan modern yang terintegrasi.

Selain peningkatan layanan medis, RSUD BNH juga diarahkan menjadi Green and Sport Hospital yang mendukung konsep pembangunan berkelanjutan. Upaya ini diperkuat melalui kegiatan sosial, bantuan bagi masyarakat, serta penanaman pohon sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Tinjau Perbaikan Talud dan Salurkan Bantuan Pasca Banjir

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, meninjau perbaikan talud pasca banjir di Jalan Pajarajaran Gang Sekitu, Kelurahan Jagabaya 1 dan 2, Kecamatan Way Halim, Rabu (15/4/2026), sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur.

Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana juga menyalurkan bantuan kepada ratusan warga terdampak banjir. Bantuan berupa uang kebersihan sebesar Rp500.000 per keluarga serta beras 10 kilogram diberikan untuk meringankan beban masyarakat.

Wali Kota menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada warga yang terdampak bencana, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap sabar dan kuat dalam menghadapi kondisi pascabencana.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk terus mempercepat penanganan pascabencana, termasuk perbaikan talud, normalisasi saluran air, dan penyaluran bantuan, agar aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal.