lantera.online

Bandar Lampung Jadi Pilot Project Nasional Eliminasi TBC

Bandar Lampung, lantera.online – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, dan Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus, di Aula Gedung Semergou, Selasa (14/04/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kota Bandar Lampung diproyeksikan sebagai pilot project percepatan eliminasi Tuberkulosis (TBC) tingkat nasional. Program ini difokuskan pada sinkronisasi kebijakan pusat, termasuk Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta penguatan layanan kesehatan primer melalui pendekatan lintas sektor.

Wamendagri Akhmad Wiyagus mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kota Bandar Lampung yang dinilai unggul dalam penguasaan data teknis dan pemberdayaan kader. Sementara itu, Wali Kota Eva Dwiana menyatakan kesiapan daerah dengan dukungan 31 puskesmas dan 51 pustu yang tersebar di 20 kecamatan.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa kesehatan merupakan kunci produktivitas masyarakat. Ia menyebut capaian SPM kesehatan Lampung mencapai 131 persen pada 2025 serta menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghapus stigma dan memperbaiki sanitasi guna memutus rantai penularan TBC.

Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Program Penanggulangan TB di Bandar Lampung


Bandar Lampung, lantera.online – Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, bersama Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus, melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Way Halim pada Selasa (14/4/2026). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung pelaksanaan program kesehatan, khususnya penanggulangan Tuberkulosis (TB) di Kota Bandar Lampung.

Kedatangan rombongan disambut oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, bersama jajaran Pemkot Bandar Lampung serta Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, beserta jajaran Pemprov Lampung. Kunjungan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus menekankan pentingnya deteksi dini TB, baik bagi pasien maupun keluarga dan lingkungan sekitarnya. Ia mengimbau agar masyarakat melakukan pemeriksaan paru sejak dini, mengingat gejala TB sering kali tidak langsung terlihat pada tahap awal.

Selain itu, Wamenkes menyampaikan bahwa TB dapat disembuhkan secara total dengan pengobatan yang tepat dan teratur. Ia juga menegaskan bahwa layanan pengobatan TB tersedia gratis di puskesmas, sehingga masyarakat diharapkan tidak ragu untuk memeriksakan diri dan menjalani pengobatan hingga tuntas.

Ketua DPRD Lampung Selatan Ikuti Retreat Nasional di Akmil Magelang

Lampung Selatan, lantera.online – Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, menghadiri kegiatan retreat nasional pimpinan DPRD kabupaten se-Indonesia yang berlangsung di Akademi Militer, Magelang, pada 14 April 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda strategis nasional yang diinisiasi pemerintah pusat melalui undangan Presiden Republik Indonesia, dalam rangka memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah serta menyatukan arah kebijakan pembangunan antara pusat dan daerah.

Retreat ini juga terintegrasi dalam program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Tahun Anggaran 2026 sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia. Selain itu, pelaksanaan kegiatan mengacu pada AD/ART Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia serta hasil rapat pimpinan organisasi pada Maret 2026 di Jakarta.

Dalam keterangannya, Erma Yusneli menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para pimpinan DPRD untuk memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus meningkatkan kualitas kepemimpinan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

“Retreat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi ruang pembelajaran bersama dalam menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan arah kebijakan nasional,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan, terutama dalam mendorong peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, pelaksanaan kegiatan didukung oleh panitia nasional yang dibentuk melalui Surat Keputusan ADKASI guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan optimal, tertib, dan sesuai tujuan.

Selama retreat berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan berbagai materi strategis, mulai dari penguatan kepemimpinan, tata kelola pemerintahan yang akuntabel, hingga isu-isu aktual pembangunan nasional.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin daerah yang adaptif, berintegritas, serta mampu menjawab dinamika pembangunan menuju visi Indonesia Emas 2045.

 

Pemkot Bandar Lampung Sambut Kunjungan Wamenkes RI

Bandar Lampung, lantera.online – Eva Dwiana menyambut kedatangan Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus di Bandara Radin Inten II pada Selasa (14/04/2026). Penyambutan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja pemerintah pusat dalam rangka memperkuat sinergi pembangunan sektor kesehatan di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan layanan kesehatan di Kota Bandar Lampung. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas, tenaga medis, serta program kesehatan masyarakat guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Turut mendampingi Wali Kota dalam penyambutan tersebut, Sekretaris Daerah, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, serta Kepala Dinas Kesehatan. Kunjungan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung.

Kolaborasi PGN dan BUMD, Lampung Selatan Perkuat Ketahanan Energi Daerah

Lamsel, lantera.online – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat langkah menuju kemandirian energi daerah melalui kolaborasi strategis dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Sinergi ini difokuskan pada pengembangan infrastruktur energi berbasis gas bersama BUMD, Perseroda Lampung Selatan Maju.

Upaya tersebut ditandai dengan audiensi antara Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dan Direktur Komersial PGN, Aldiandsyah Idham, di Kantor PGN Area Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati Egi menegaskan pentingnya kolaborasi antara PGN dan Perseroda Lampung Selatan Maju sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan energi daerah sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

“Hari ini kami mendorong kolaborasi strategis bersama PGN untuk mempercepat pengembangan energi di Lampung Selatan. Ini menjadi langkah awal membuka pasar gas baru di jantung koridor Sumatra melalui pembangunan Mother Station CNG,” ujar Egi.

Ia menjelaskan, Lampung memiliki posisi strategis dalam jaringan distribusi energi nasional. PGN sendiri telah memiliki sejumlah infrastruktur penting di wilayah tersebut, seperti fasilitas Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Lampung serta jaringan pipa distribusi yang melintasi koridor utama Sumatra.

Potensi tersebut, lanjut Egi, perlu dioptimalkan agar memberikan nilai tambah bagi daerah dan mendukung ketersediaan energi yang berkelanjutan.

Melalui kemitraan ini, skema kerja sama dirancang saling menguntungkan. PGN akan berperan sebagai pemasok utama gas, sementara pembangunan dan pengelolaan infrastruktur pendukung dapat melibatkan Perseroda Lampung Selatan Maju sebagai BUMD daerah.

“Ini bukan hanya soal energi, tetapi juga langkah nyata menuju kemandirian daerah sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat,” tambahnya.

Pengembangan Mother Station Compressed Natural Gas (CNG) tersebut diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan energi berbagai sektor, mulai dari industri, agribisnis, hingga sektor komersial, transportasi, dan UMKM yang membutuhkan energi lebih efisien dan ramah lingkungan.

Melalui kolaborasi ini, Pemkab Lampung Selatan berharap pemanfaatan energi gas dapat semakin optimal serta menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Plt. Kepala BPKAD Lampung Hadiri Musrenbang Provinsi Lampung 2026 Lampung

Bandar Lampung, lantera.online – Plt. Kepala BPKAD Provinsi Lampung menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Tahun 2027. Kegiatan yang berlangsung di Balai Keratun pada Senin (13/4/2026) ini dibuka oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan dihadiri jajaran Forkopimda serta perangkat daerah.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian sebagai pilar utama ekonomi daerah, meskipun masih menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga dan distribusi. Kebijakan pemerintah pusat serta perbaikan harga komoditas dan ketersediaan pupuk dinilai mulai memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong berbagai program lanjutan, seperti pengembangan pupuk organik, penyediaan fasilitas pengering (dryer), serta pelatihan vokasi untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan kualitas sumber daya manusia.

Melalui upaya tersebut, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, penurunan angka kemiskinan, serta penguatan ekonomi desa secara berkelanjutan. Musrenbang ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Plt. Kepala BPKAD Lampung Hadiri Rapat Pengukuran Indeks Persaingan Usaha

Bandar Lampung, lantera.online – Plt. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung menghadiri Rapat Pengukuran Indeks Persaingan Usaha yang dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026) di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Lampung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing ekonomi.

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah dan dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Plt. Kepala Biro Perekonomian, serta pejabat administrator dari Bappeda. Kehadiran berbagai perangkat daerah ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi pembangunan ekonomi.

Pengukuran indeks persaingan usaha merupakan langkah strategis untuk menilai kondisi iklim usaha di daerah. Melalui kegiatan ini, pemerintah dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persaingan sekaligus merumuskan kebijakan guna mendorong investasi yang sehat dan berdaya saing.

Forum ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antar perangkat daerah dalam merumuskan strategi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, sehingga tercipta iklim usaha yang semakin kompetitif dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.

Pengukuhan Dewan Pendidikan Lampung Tahun 2025-2030.

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Provinsi Lampung mengukuhkan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung masa bakti 2025-2030 yang terdiri dari 13 profesional di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (13/4/2026). Pengukuhan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong reformasi sistem pendidikan serta meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan di daerah.

Sebagai bentuk komitmen, Pemprov Lampung telah menghapus uang komite sekolah untuk SMA negeri, menghadirkan program pendidikan gratis, serta membebaskan sekitar 24 ribu ijazah dengan dukungan anggaran Rp80 miliar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi hambatan ekonomi bagi siswa dalam memperoleh hak pendidikan.

Meski demikian, tantangan masih dihadapi, di mana dari sekitar 110 ribu lulusan SMA/SMK setiap tahun, baru sekitar 22% yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Melalui kolaborasi dan kebijakan berbasis data, Pemprov Lampung optimistis dapat meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak SDM unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Musrenbang 2026 Menjadi Momentum Perkuat Ekonimi Rakyat.

Bandar Lampung, lantera.online – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Lampung Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD 2027 di Balai Keratun, Senin (13/4/2026). Musrenbang menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan fokus pada penguatan ekonomi rakyat dan pemerataan pembangunan.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi Lampung yang menyumbang sekitar sepertiga PDRB dengan luas lahan mencapai 1,8 juta hektar. Melalui kebijakan harga komoditas, pendapatan petani padi meningkat dari sekitar Rp1,5 juta menjadi Rp3-4 juta per bulan, didukung peningkatan produksi hingga 14 persen.

Ke depan, Pemprov Lampung mendorong hilirisasi pertanian melalui program pupuk organik cair, kebutuhan sekitar 500 unit dryer, serta penguatan SDM melalui pelatihan vokasi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah, memperkuat ekonomi desa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen secara berkelanjutan.