lantera.online

Diduga Mark-up jumlah Guru honorer SMA Negri 2 kalianda.

Lampung Selatan-Lantera.online Dunia pendidikan kembali diuji, bukan soal mutu, bukan soal kurikulum tetapi soal pengembalian uang

Guru honorer yang sudah menerima tunjangan sertifikasi kini diminta mengembalikan honor yang bersumber dari Dana BOS

Disebut terjadi “double funding”

Kebijakan ini merujuk pada surat edaran Dinas Pendidikan Lampung Selatan Nomor 700/585/ IV.02/2026 tertanggal 9 Februari 2026 tindak lanjut hasil audit ketaatan satuan pendidikan januari – agustus 2026

Dasarnya adalah peraturan menteri pendidikan dasar dan menengah nomor 8 tahun 2025 khususnya pasal 39 ayat 2 huruf d, yang menyatakan guru penerima tunjangan profesi guru (TPG) tidak lagi dapat dibayarkan honornya dari Dana BOS

Hal berbeda yang kami temui, Berdasarkan hasil pul bahan keterangan(pul baket) beberapa awak media dan hasil laporan rekapitulasi penggunaan dana BOS di tahun 2024 pada SMA Negri 2 Kalianda yang mana melaporkan realisasi penggunaan dana Bos untuk pembayaran tenaga honorer Rp.429 juta dalam 1tahun

Seharus nya jika sesuai dengan jumlah guru honorer yang ada pada SMA Negri 2 Kalianda, realisasi jumlah yang dibayarkan hanya Rp. 201.600.000 dalam 1tahun nya kepada 14 tenaga honorer disekolah tersebut

Dihubungi melalui pesan WhatsApp kepsek (Herwansyah, S.Pd.,M.Pd) SMA Negri 2 Kalianda tidak menjawab sampai dengan berita ini ditayangkan. (Fj)

Dari Pringsewu hingga Rajabasa, Warga Tumpah Ruah di Halalbihalal Pemkab Lampung Selatan

Lamsel, lantera.online – Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah memadati Lamban Rakyat, Kalianda, Sabtu (21/3/2026), dalam kegiatan halalbihalal yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Antusiasme tak hanya datang dari warga local, sejumlah masyarakat dari luar daerah pun rela menempuh perjalanan jauh demi satu tujuan, bertemu langsung dengan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dan Ketua TP PKK, Zita Anjani.

Sejak pagi, arus kedatangan warga tak terputus. Mereka datang berkelompok, bersama keluarga, bahkan ada yang sengaja pulang kampung lebih awal demi tidak melewatkan momen silaturahmi tersebut. Suasana penuh kehangatan langsung terasa begitu memasuki area kegiatan yang dipadati warga dengan tertib.

Barisan antrean pun mengular. Satu per satu warga menunggu giliran untuk bersalaman, menyampaikan ucapan Idulfitri, sekaligus berinteraksi langsung dengan kepala daerah mereka. Momen ini menjadi daya tarik utama, kedekatan tanpa sekat antara pemimpin dan masyarakat.

Anis Puspita, perantau yang kini tinggal di Pringsewu, mengaku sengaja datang lebih awal demi bisa bertemu langsung dengan Bupati Egi. Ia bahkan menyempatkan diri pulang kampung ke Lampung Selatan untuk menghadiri acara tersebut.

“Saya aslinya dari Kecamatan Sragi, sekarang di Pringsewu. Sengaja pulang dan mampir ke sini karena ingin bertemu langsung. Antusias sekali menunggu hari ini, ternyata setelah sampai, Masyaallah ramai sekali,” ujarnya.

Antusiasme serupa juga ditunjukkan Sarman, warga Kecamatan Way Panji. Ia tetap datang bersama keluarga meski harus menempuh perjalanan dalam kondisi hujan. Baginya, kesempatan bertemu langsung dengan pemimpin daerah menjadi kebanggaan tersendiri.

Bupati Kabupaten Lampung Selatan Radityo Egi Pratama & Keluarga Salami Warga Satu per Satu di Lamban Rakyat

Lamsel, lantera.online – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di Lamban Rakyat, Kalianda, Sabtu (21/3/2026). Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Lampung Selatan memadati lokasi untuk mengikuti halalbihalal bersama pemerintah daerah dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Di balik ramainya acara, ada satu hal yang paling membekas, kedekatan tanpa jarak antara pemimpin dan masyarakat. Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama sang istri, Zita Anjani, tampak membaur di tengah warga.

Keduanya menyapa, tersenyum, dan menyalami masyarakat satu per satu, menciptakan suasana akrab yang jarang ditemui dalam agenda formal pemerintahan.

Kesederhanaan justru menjadi kekuatan dalam kegiatan ini. Tanpa panggung megah maupun pembatas, masyarakat dapat berinteraksi langsung dengan pemimpinnya. Momentum tersebut seakan menghapus sekat antara pemerintah dan rakyat, menjadikan halalbihalal sebagai ruang pertemuan yang hangat dan penuh makna.

Sejak pagi, antusiasme warga sudah terlihat. Mereka datang bersama keluarga, bahkan rela mengantre demi bisa bersalaman dan berbincang langsung dengan Bupati Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, serta jajaran pemerintah daerah.

Aisyah, warga Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, mengaku momen ini selalu dinantikan setiap Lebaran.

“Senang sekali, ini sudah yang kedua kalinya Lebaran ke Lamban Rakyat. Bisa halalbihalal langsung dengan Pak Bupati. Semoga beliau dan jajaran selalu sehat, berkah, dan dapat membangun Lampung Selatan lebih baik lagi,” ujarnya dengan wajah semringah.

Pemkot Bandar Lampung Gelar Pemantauan Malam Takbir Idulfitri 1447 H dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengikuti kegiatan pemantauan malam takbir Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026.

Kegiatan diawali dengan apel bersama di lingkungan Pemkot Bandar Lampung sebelum tim bergerak menuju sejumlah titik pemantauan.

Apel tersebut melibatkan unsur Forkopimda, TNI, Polri, serta instansi terkait sebagai bentuk sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Selanjutnya, petugas melakukan pemantauan di berbagai lokasi strategis guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama malam takbiran.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Bandar Lampung berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat. Sinergi antarinstansi diharapkan terus terjaga demi menciptakan suasana yang tertib dan harmonis di Kota Bandar Lampung.

Hilal Tak Terlihat di Itera, Lampung Selatan Ikuti Pusat Tetapkan Lebaran 21 Maret 2026

Lamsel, lantera.online – Hilal tidak terlihat di titik pemantauan Institut Teknologi Sumatera (Itera), Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, dalam kegiatan rukyatul hilal yang digelar Kamis (19/3/2026).

Dengan hasil tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengikuti keputusan pemerintah pusat yang menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Pengamatan hilal yang dilakukan bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung itu menjadi bagian dari rangkaian pemantauan nasional dalam menentukan Hari Raya Idulfitri secara serentak di Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Zulkarnain, menjelaskan bahwa posisi hilal saat pengamatan masih belum memenuhi kriteria visibilitas yang telah disepakati secara regional.

“Posisi hilal hari ini berada di angka 1 derajat 26 menit busur, masih jauh di bawah kriteria imkanur rukyat yang ditetapkan, yakni minimal 3 derajat,” ujarnya.

Selain faktor posisi yang terlalu rendah, kondisi cuaca berawan turut menjadi kendala dalam proses pengamatan di lapangan. Tim rukyat, kata dia, mengalami kesulitan untuk melihat hilal secara langsung.

Rukyatul hilal sendiri dilakukan secara serentak di 117 titik di seluruh Indonesia. Di Provinsi Lampung terdapat tiga titik pengamatan, dengan fokus utama pada pelaksanaan di Itera.

“Jika hilal terlihat, maka Idulfitri dapat ditetapkan keesokan harinya. Namun jika tidak, maka Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari,” jelasnya.

Dari pihak Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, sejumlah pejabat turut hadir dalam pemantauan tersebut, di antaranya Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Anasrullah serta Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Darmawan.

Keputusan resmi penetapan 1 Syawal, lanjut Zulkarnain, tetap menunggu hasil sidang isbat yang digelar pemerintah pusat melalui Kementerian Agama Republik Indonesia.

Pemerintah melalui sidang isbat akhirnya menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan keputusan tersebut setelah mempertimbangkan hasil rukyat dan hisab secara nasional.

Dalam kesempatan itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga persatuan dan ukhuwah Islamiyah, serta menghormati perbedaan yang mungkin terjadi dalam penentuan awal Syawal.

Penyerahan THR kepada petugas DLH yang belum masuk dalam skema PPPK paruh waktu

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang belum masuk dalam skema PPPK paruh waktu. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap tenaga kebersihan yang selama ini turut berperan aktif menjaga kebersihan kota.

Kegiatan penyerahan THR berlangsung di aula gedung semergou Pemerintah Kota Bandar Lampung dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj Eva Dwiana. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan petugas kebersihan.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa seluruh petugas kebersihan memiliki peran yang sangat penting, termasuk mereka yang belum terakomodir dalam skema PPPK paruh waktu. Oleh karena itu, Pemerintah Kota bersama BAZNAS berupaya hadir memberikan dukungan agar kesejahteraan mereka tetap diperhatikan, khususnya menjelang Hari Raya.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama BAZNAS berkomitmen untuk terus memperhatikan seluruh petugas kebersihan tanpa terkecuali. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya,” ujar Wali Kota.

Adapun bantuan yang diberikan berupa uang tunai serta paket kebutuhan pokok, seperti beras, yang diharapkan dapat meringankan beban para petugas DLH non PPPK paruh waktu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung, perwakilan BAZNAS, serta para petugas kebersihan sebagai penerima manfaat. Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh kehangatan, dan kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap sinergi dengan BAZNAS dapat terus diperkuat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petugas kebersihan yang telah berdedikasi menjaga lingkungan Kota Bandar Lampung tetap bersih dan nyaman

 

Bupati Egi Berdiri di Tengah Pemudik Motor: Mengawal Harapan Pulang Selamat

Lamsel, lantera.online – Di tengah dinginnya angin laut dan deru knalpot yang tak henti, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama berdiri di antara ratusan pemudik sepeda motor di Pelabuhan Bakauheni.

Waktu menunjukkan pukul 00.15 dini hari, Rabu (18/3/2026), saat sebagian orang terlelap, ia justru memilih turun langsung menyapa warga yang menempuh perjalanan panjang demi pulang ke kampung halaman.

Suara mesin kendaraan dan kepulan asap motor tidak menyurutkan langkahnya. Satu per satu pemudik disapa dengan hangat, menciptakan suasana akrab di tengah padatnya arus kedatangan kendaraan roda dua.

Egi mengaku terharu melihat semangat masyarakat yang tetap memilih mudik menggunakan sepeda motor, meski perjalanan yang ditempuh tidak mudah.

“Alhamdulillah, saya senang melihat masyarakat yang naik sepeda motor tetap semangat pulang ke kampung halaman. Saya doakan perjalanannya aman, selamat sampai tujuan, dan semua bisa berkumpul dengan bahagia bersama keluarga,” ujarnya.

Momen humanis juga terlihat ketika ia menyapa salah satu pemudik yang berboncengan empat menuju Pringsewu. Dengan nada santai, Egi menanyakan kondisi mereka.

“Capek nggak?” tanya Egi.

“Enggak Pak, saya semangat,” jawab pemudik tersebut.

Dialog singkat itu menjadi gambaran semangat para pemudik, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga keselamatan selama perjalanan.

Egi pun mengingatkan agar para pemudik tidak memaksakan diri jika merasa lelah. Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dibanding kecepatan sampai tujuan.

“Kalau merasa capek, istirahat dulu, jangan dipaksakan. Yang paling penting mudiknya aman, selamat sampai kampung halaman, dan keluarga di sana juga bahagia,” pesannya.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah menyiapkan berbagai fasilitas, mulai dari posko kesehatan hingga posko keamanan di sejumlah titik strategis.

Selain itu, perbaikan penerangan jalan umum juga tengah dikebut oleh Dinas Perhubungan sesuai arahan gubernur. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pemudik, khususnya yang melakukan perjalanan pada malam hari.

“Dalam beberapa hari ke depan, kami terus memperbaiki penerangan jalan umum agar masyarakat bisa mudik dengan lebih aman dan nyaman,” kata Egi.

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Insentif Kader Posyandu dan Program Pemberdayaan

Bandar Lampung, lantera.online – 
Pemerintah Kota Bandar Lampung melaksanakan penyaluran insentif bagi kader Posyandu, BKB, TPK, PPKBD, dan Sub-PPKBD di GSG Xaverius pada Selasa, 17 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap peran penting kader dalam mendukung pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Penyaluran insentif dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para kader yang telah berkontribusi aktif di tengah masyarakat. Para kader dinilai memiliki peran strategis dalam menyukseskan berbagai program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan motivasi para kader agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal. Adapun jumlah penerima insentif meliputi 488 orang dari Kecamatan Tanjung Senang dan 673 orang dari Kecamatan Sukabumi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader dapat terus berkontribusi aktif dalam mendukung program pemerintah serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, guna mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Apel Tim Satgas Lapangan PPPK Paruh Waktu, Wali Kota Eva Dwiana Tekankan Pelayanan Cepat dan Responsif

Bandar Lampung, lantera.online – Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Apel Tim Satgas Lapangan PPPK Paruh Waktu sebagai upaya memperkuat kesiapan dan koordinasi dalam pelayanan publik. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota tim yang akan bertugas di lapangan.

Apel tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, yang menekankan pentingnya peran Satgas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal, cepat, dan responsif. Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas bekerja dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat. Seluruh anggota Satgas PPPK Paruh Waktu diharapkan mampu menjalankan tugas secara efektif dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Wali Kota Bandar Lampung Salurkan Bantuan Sembako di Vihara Buddha Bhaisajyaguru

Bandar Lampung, lantera.online –
Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat dalam kegiatan bakti sosial di Vihara Buddha Bhaisajyaguru, Kecamatan Panjang, Senin (16/03/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan.

Bantuan diberikan kepada masyarakat sekitar guna meringankan beban ekonomi serta memperkuat rasa kebersamaan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Eva Dwiana mengapresiasi pihak vihara dan panitia atas terselenggaranya kegiatan sosial ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam membantu sesama.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta semakin mempererat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kota Bandar Lampung.